⌂ Beranda › Tren › Jersey Persebaya di JIS, Yuan Cerita Sambutan Hangat Jakmania
Tren

Jersey Persebaya di JIS, Yuan Cerita Sambutan Hangat Jakmania

Jersey Persebaya di JIS, Yuan Cerita Sambutan Hangat Jakmania
Skuad Persebaya Surabaya merayakan gol. • Bola.net / Dok. Persebaya Surabaya
A A Ukuran Teks16px

Persebaya datang ke JIS dengan beban berat dan target realistis: mencuri satu poin. Di luar lapangan, suporternya justru mendapat pelajaran tentang rivalitas yang sehat.

Persija Jakarta menjamu Persebaya Surabaya pada pekan kesembilan Super League 2026/2027 di Jakarta International Stadium (JIS), Sunter, Jakarta Utara, Sabtu (7/11/2026). Ribuan suporter tuan rumah memadati stadion jauh sebelum sepak mula, dengan warna merah dan oranye mendominasi tribun.

Di tengah keramaian itu, seorang suporter Persebaya bernama Yuan menarik perhatian. Pria asal Jawa Timur yang kini menetap di Jakarta itu datang seorang diri sejak pukul 17.00 WIB, mengenakan jersey hijau Bajul Ijo lengkap dengan syal, lalu berjalan di sekitar area tribun melewati stan makanan dan merchandise.

Ujian Berat untuk Tavares

Yuan tidak menutupi kondisi timnya. Ia menilai Persebaya akhir-akhir ini agak menurun karena beberapa pertandingan tidak tampil maksimal. Sebaliknya, Persija sedang berada di atas dengan tren bagus, sehingga laga tandang ini menjadi ujian penting bagi pelatih Bernardo Tavares.

Tekanan besar diperkirakan datang sepanjang pertandingan, terutama dengan dukungan penuh Jakmania di JIS. Karena itu, Yuan memasang target yang sederhana: membawa pulang satu poin.

"Mungkin kalau untuk prestasi, bisa mendapatkan poin atau tidak, saya berharap dapat satu poin dari sini. Itu sudah sangat bagus. Yang penting bisa mencuri poin," katanya.

Disambut, Bukan Diusir

Cerita Yuan justru menarik justru karena hal di luar lapangan. Ia berangkat menggunakan kereta api dan sepanjang perjalanan berada di tengah suporter Persija. Meski memakai jersey Persebaya, ia tidak merasa terancam sama sekali.

"Saya sendiri ke sini naik kereta dan dikelilingi Jakmania. Saya merasa aman meskipun sudah memakai jersey Persebaya. Ketika berada di sini juga banyak dibantu teman-teman Jakmania," ujar Yuan.

Ia menyampaikan apresiasi secara terbuka. "Pertama, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada teman-teman Jakmania. Setelah beberapa tahun Bonek tidak bisa datang ke Jakarta, sekitar tiga tahun terakhir kami sangat bangga bisa kembali bersama Jakmania," ucapnya.

Harapan Rivalitas Sehat

Bagi Yuan, sambutan yang ia terima adalah bukti bahwa rivalitas tidak harus berujung permusuhan. Ia berharap hubungan baik antara Bonek dan Jakmania bisa menjadi contoh bagi kelompok suporter lain, termasuk Viking dan Aremania, dan tidak ada lagi korban jiwa hanya karena perbedaan klub yang didukung.

"Saya pribadi sangat berharap ke depannya tidak hanya Bonek dan Jakmania, tetapi juga suporter besar lainnya seperti Jakmania, Bonek, Viking, dan Aremania bisa memiliki rivalitas yang sehat," ungkapnya.

"Rivalitas sepak bola saja, jangan sampai ada nyawa lagi yang melayang. Contohnya seperti saya ini, meskipun Bonek, tetapi sangat aman di sini. Jadi, rivalitas cukup di dalam pertandingan saja," tegas Yuan.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru