Perempuan Lamongan bernama Hj. Nur Wati tengah viral di TikTok dan dijuluki Sultan Emas, setelah konten belanja emasnya dengan perhiasan serba lengkap menyedot perhatian jutaan warganet.
Akun TikTok @nurwati_bundanya_ananda miliknya kini diikuti sekitar 1,5 juta orang. Kontennya didominasi aktivitas berbelanja emas, dengan penampilan khas: mahkota atau hiasan kepala, anting, kalung, gelang, dan cincin yang dipakai sekaligus.
Penampilan serba emas itulah yang melahirkan julukan "Sultan Emas". Tak sedikit warganet menyimpulkan ia termasuk golongan "orang have" hanya dari apa yang tampil di layar ponsel mereka.
Pekerjaan Masih Sebatas Reputasi
Nur Wati dikenal luas dengan sebutan pengusaha emas di Lamongan. Namun perlu dicatat, sebutan tersebut berdasar reputasi dan kontennya — bukan dokumen usaha ataupun pernyataan langsung. Belum ada pula taksiran resmi mengenai berapa nilai koleksi emas yang dimilikinya.
Dengan kata lain, profesi pastinya belum terkonfirmasi. Yang beredar di publik sejauh ini adalah kesan yang dibangun dari unggahan-unggahannya sendiri.
Buah Tangan Tahlilan Bukan Emas
Yang membuat citranya makin kuat justru cerita di sebuah acara tahlilan. Nur Wati disebut memberikan buah tangan kepada semua tamu yang hadir — dan isinya bukan emas, melainkan kipas angin untuk setiap orang.
Aksi berbagi itulah yang membuat warganet menilai julukan Sultan Emas tidak hanya soal penampilan mewah, melainkan juga soal kemurahan hati yang ditunjukkan kepada orang banyak.
Satu hal yang perlu digarisbawahi: hampir semua yang diketahui publik tentang Nur Wati berasal dari kontennya sendiri. Tidak ada keterangan mengenai tanggal dan lokasi acara tahlilan tempat ia membagikan kipas angin, tidak ada jumlah pasti tamu yang menerima, dan tidak ada profil resmi mengenai usia maupun keluarganya. Jadi, sebelum ada keterangan langsung darinya, sosok Sultan Emas tetaplah figur viral yang kisahnya dibangun dari unggahan demi unggahan di TikTok. Dengan basis pengikut sekitar 1,5 juta orang, namanya diperkirakan masih akan terus dibicarakan, terutama setiap kali ia tampil dengan set perhiasan lengkap atau melakukan aksi berbagi yang kembali terekam dan menyebar di media sosial.
