Tujuh gelar juara dunia, 106 kemenangan, 105 pole position — dan Lewis Hamilton belum selesai. Akhir pekan ini, di GP Sao Paulo 2026, pembalap Ferrari itu menjalani balapan Formula 1 ke-400 dalam kariernya.
Hamilton berusia 41 tahun. Musim ini ia masih membuktikan kecepatannya: pole position di Meksiko pekan lalu menjadi buktinya. Ia kini duduk di peringkat ketiga klasemen pembalap, hanya dua poin di belakang Max Verstappen.
Interlagos dipilih takdir sebagai tempat perayaan. Sirkuit Brasil itu adalah tempat Hamilton dianugerahi kewarganegaraan kehormatan Brasil pada 2022.
Kata Hamilton
"Ini terasa agak gila. Saya tidak pernah berpikir akan mencapai angka seperti itu," kata Hamilton, pembalap Inggris yang kini membela Ferrari setelah bertahun-tahun bersama Mercedes.
"Saya masih merasa muda, dan terlepas dari apa pun yang dikatakan orang, Anda bisa melihat pole position saya pekan lalu (di Meksiko)," ujarnya. "Saya masih memiliki kecepatan, dedikasi yang paling utama, serta fokus,"
Norris: Dia Inspirasi; Hulkenberg: Rasa Hormat Besar
Lando Norris dari McLaren, yang disebut sebagai juara dunia 2025, mengaku terinspirasi. "Saya pikir ini adalah pencapaian yang sangat luar biasa baginya untuk bertarung sejauh dan selamanya ini," kata Norris.
"Dia adalah inspirasi yang sangat bagus bagi banyak dari kami," lanjutnya. "Ketika saya melihat Lewis, usianya, dan performanya, itu membuat saya percaya lebih dari sebelumnya bahwa saya bisa bertarung untuk bertahun-tahun lagi ke depan."
Nico Hulkenberg dari Audi juga angkat topi. "Dia bisa saja pensiun berkali-kali dan berkata 'ini sudah cukup'. Rasa hormat besar untuknya karena masih mau bekerja keras, masih menginginkan ini, dan masih terus melakukannya," kata Hulkenberg.
Di Interlagos, Hamilton tidak sekadar mengejar poin — ia merayakan ketahanan yang langka di Formula 1.
