Kalimat yang keluar dari mulut promotor Dino Hamid di Senayan, Selasa (27/10), cukup berani: standar konser Kanye West disebut bisa disaingi Syahrini.
Ucapan itu merujuk pada penampilan comeback Syahrini di Pestapora 2026. Dino, dari Enjoy Live Experience, menilai pertunjukan tersebut tertata dengan benar — creative director, desainer, wardrobe, hingga naskah — sehingga terasa utuh dan sampai ke penonton.
Konteksnya adalah penantian panjang. Syahrini vakum tujuh tahun dari panggung hiburan untuk fokus pada keluarga dan rumah tangga. Sejumlah wacana comeback sempat dibicarakan bertahun-tahun tanpa realisasi, hingga tawaran Pestapora 2026 pada 27 September ia terima setelah lama absen dari panggung besar.
Ujian Berikutnya: Konser Solo
Perbandingan dengan Kanye West itu kini akan diuji di panggung yang lebih besar. Konser solo Aku Kembali dijadwalkan pada 1 Desember 2026 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, dengan konsep yang disiapkan lebih megah daripada di Pestapora.
Ini akan menjadi konser solo pertama Syahrini sejak Journey of Syahrini: 10 Tahun Jambul Khatulistiwa pada 2018. Di usia 46 tahun, ia menyiapkan lagu-lagu dari album perdana My Lovely (2008) sampai duet-duetnya dengan Anang Hermansyah, termasuk Kau yang Utama sebagai lagu utama, ditambah lagu kejutan.
Sejauh ini persiapannya meliputi workshop musik serta pembahasan daftar lagu dan treatment panggung. Latihan tari bersama band belum dimulai karena struktur lagu masih disusun, dan gladi dijadwalkan mulai akhir bulan.