Shinichirō Watanabe Akui Kaget dengan Kritik atas Anime Terbarunya, 'Lazarus'

Shinichiro Watanabe, sutradara anime
Ukuran Teks

Sutradara anime ternama Shinichirō Watanabe, yang dikenal lewat karya klasik seperti 'Cowboy Bebop' dan 'Samurai Champloo', baru-baru ini buka suara mengenai penerimaan anime terbarunya, 'Lazarus'.

Anime yang dirilis setahun lalu ini, meskipun mendapat kontribusi dari Chad Stahelski, sutradara seri 'John Wick', serta animasi berkualitas dari studio MAPPA, tidak mencapai popularitas yang diharapkan.

Dalam wawancara dengan Japan Times, Watanabe mengungkapkan keterkejutannya atas reaksi negatif yang diterima 'Lazarus'.

“Saya pikir saya membuat acara yang hebat. Tapi saya tidak menyangka akan ada begitu banyak kritik,” ujar Watanabe.

Ia juga menyoroti reaksi negatif di media sosial terkait beberapa tema progresif dalam anime tersebut.

Watanabe merasa era saat ini menjadi menakutkan untuk berkarya, di mana suara-suara kritis dapat dengan mudah menjangkau kreator.

“Saya merasa kasihan pada sutradara muda karena jika Anda selalu melihat umpan balik seperti ini, Anda tidak akan bisa membuat karya baru,” tambahnya.

Ia menduga perubahan ekspektasi publik dan pergeseran industri anime dari niche menjadi mainstream menjadi penyebabnya.

Mengenai kemungkinan musim kedua 'Lazarus', Watanabe sebelumnya sempat mempertimbangkannya, namun kini peluangnya sangat kecil.

Presiden Cartoon Network, Michael Ouweleen, mengonfirmasi bahwa Watanabe menyatakan 'Itu saja yang saya punya!' terkait kelanjutan 'Lazarus'.

Meskipun tidak dianggap sebagai kegagalan kritis besar, penerimaan 'Lazarus' dinilai kurang memuaskan, apalagi anime ini tidak tayang di platform streaming besar seperti Crunchyroll atau Netflix.

Rekomendasi

Update Terbaru