Donnie Darko merupakan film thriller psikologis tahun 2001 yang sukses mencapai status kultus meski sempat gagal di box office.
Di balik popularitasnya, film tersebut memiliki sekuel berjudul S. Darko yang dirilis pada tahun 2009 dan dibintangi oleh mendiang Daveigh Chase.
Namun, sekuel ini hampir dilupakan penonton dan bahkan tidak diakui oleh sutradara aslinya, Richard Kelly.
Masalah terbesar dari S. Darko terletak pada plot hole fatal yang langsung muncul sejak awal cerita.
Dalam film tersebut, karakter Samantha menyimpan salinan fisik buku The Philosophy of Time Travel di dalam ranselnya.
Keberadaan buku ini tidak masuk akal karena akhir film pertama menunjukkan bahwa timeline telah direset setelah kematian Donnie.
Kemunculan buku serta sosok Frank dalam sekuel tersebut bertentangan langsung dengan akhir cerita aslinya.
Alih-alih melanjutkan kisah trauma Samantha secara mendalam, sekuel ini justru mencoba meniru estetika film pertamanya tanpa pemahaman yang utuh.
Rekomendasi
Awas! Sering Dijalani Pekerja Kantoran, Ini Bahaya Mager atau Sedentary Lifestyle
LINE Indonesia Luncurkan Layanan Baru, GOKS Platform Diskon untuk Mahasiswa
MGID Merevolusionerkan Penciptaan Gambar bagi Pengiklan dengan Integrasi Generatif AI
Aktor yang Nyaris Memerankan Rick O’Connell Sebelum Brendan Fraser
Makna Mendalam Di Balik Kalimat Ikonik E.T. Setelah 44 Tahun