Film animasi terbaru dari waralaba Avatar, yang kini berjudul Avatar Aang: The Last Airbender, hanya akan diputar di dua bioskop di Amerika Serikat.
Keputusan Paramount ini mengecewakan banyak penggemar yang berharap film tersebut mendapat rilis luas di bioskop.
>>> The Rookie Rilis Episode Spesial di Hulu Sebelum Musim 9
Sebelumnya, Paramount mengumumkan bahwa film ini tidak akan mendapatkan rilis luas dan hanya tersedia di layanan streaming Paramount+.
Kini, meskipun ada pemutaran terbatas di bioskop, jadwalnya sangat terbatas.
Avatar Aang akan tayang mulai 24 hingga 30 Juli dengan hanya tiga kali pemutaran per hari di AMC Burbank Town Center 6 di California dan AMC Empire 25 di Manhattan.
Dengan hanya dua lokasi tersebut, tiket dipastikan akan cepat habis.
Alasan di balik pemutaran terbatas ini adalah agar film memenuhi syarat untuk penghargaan, namun banyak yang merasa hal ini merugikan penonton.
Bahkan acara bergaya Fathom Entertainment yang menayangkan film di seluruh negeri dalam satu malam saja sudah cukup disambut.
Penggemar kecewa saat pertama kali Paramount mengumumkan bahwa film ini eksklusif di Paramount+, dan kekecewaan bertambah dengan terbatasnya pemutaran di bioskop.
Trailer terbaru telah ditonton lebih dari dua belas juta kali sejak dirilis awal bulan ini, menunjukkan masih ada pasar yang jelas untuk petualangan para pengendali elemen dewasa ini.
>>> Film Spinoff John Wick 'Caine' Resmi Selesaikan Syuting
Dengan semakin ditinggalkannya media fisik oleh banyak perusahaan, termasuk Sony PlayStation, gagasan bahwa Avatar Aang hanya akan tersedia di layanan streaming terasa menyedihkan bagi banyak orang.
Perjalanan Menuju Layar Lebar
Keberadaan Avatar Aang sendiri merupakan sesuatu yang tidak pernah terbayangkan oleh banyak penggemar, meskipun Paramount telah mengambil langkah signifikan untuk menghidupkan kembali waralaba ini.
Avatar Studios dibentuk pada tahun 2021 dengan tugas khusus menghadirkan kembali alam semesta Nickelodeon yang sangat populer.
Animasi yang telah diperlihatkan sejauh ini menunjukkan bahwa investasi tersebut tidak sia-sia.
Tidak memiliki kesempatan untuk melihat animasi menakjubkan ini di layar sebesar mungkin terasa seperti sebuah pengkhianatan, seperti yang diutarakan penggemar dan animator setelah berita mengecewakan ini.
Pada tahun 2022, Avatar Studios dikonfirmasi mengerjakan tiga film, dengan nasib dua film setelah Avatar Aang masih menjadi misteri.
Dengan film pertama hanya tayang di streaming, film animasi ini harus sukses besar untuk membuka jalur teatrikal bagi film-film berikutnya.
Paramount juga berencana merilis babak lain di alam semesta animasi ini tahun depan dengan Avatar: Seven Havens, meskipun kemungkinan acara ini tayang di layar lebar seperti Stranger Things dan One Piece tampak semakin kecil.
>>> NHL 27 Hadirkan Kembali Fitur Connected Franchise Setelah Lebih dari Satu Dekade
Semoga respons terhadap rilis Avatar Aang dapat mengubah masa depan teatrikal waralaba ini.
