⌂ Beranda News Eksekutif Cartoon Network Ungkap Strategi Agar Acara Klasik Bertahan Tanpa Saluran TV

Eksekutif Cartoon Network Ungkap Strategi Agar Acara Klasik Bertahan Tanpa Saluran TV

Eksekutif Cartoon Network Ungkap Strategi Agar Acara Klasik Bertahan Tanpa Saluran TV
Ilustrasi: Eksekutif Cartoon Network Ungkap Strategi Agar Acara Klasik Bertahan Tanpa Saluran TV
A A Ukuran Teks16px

Cartoon Network dan Warner Bros. tengah menjalani berbagai manuver rumit dalam beberapa tahun terakhir.

Di tengah merger besar dan potensi penggabungan dengan Paramount, masa depan waralaba animasi mereka masih belum pasti.

>>> Netflix Rilis Figur Koleksi Tony Tony Chopper dari One Piece Live-Action

Presiden Warner Bros.

Animation, Cartoon Network Studios, dan Hanna Barbera Studios Europe, Sam Register, mengungkapkan bahwa kebangkitan acara seperti Adventure Time: Side Quests dan The Wonderfully Weird World of Gumball kini diluncurkan di platform streaming seperti Hulu.

Langkah ini merupakan bagian dari inisiatif besar untuk memperluas merek dan menjaga agar waralaba tetap hidup di luar saluran Cartoon Network.

Perluasan ke Platform Streaming

Register menjelaskan bahwa perpindahan dari HBO Max adalah keputusan Discovery yang menjauhkan konten untuk semua usia dari platform tersebut.

Ia diminta mencari tempat lain untuk menayangkan acara anak-anak.

Hal ini menjelaskan mengapa perpustakaan klasik Cartoon Network perlahan menghilang dari HBO Max. Beberapa acara hits seperti Batman: Caped Crusader akhirnya ditayangkan di Prime Video.

Register menambahkan bahwa inisiatif ini sudah direncanakan untuk menjadikan Cartoon Network Studios sebagai merek yang bisa menjual karyanya ke berbagai layanan streaming.

>>> Peter Jackson Kembali Sutradarai Sekuel The Adventures of Tintin

"Ini adalah pendekatan dua cabang: kami memiliki IP Cartoon Network Studios yang luar biasa dan bernilai bagi mitra potensial, baik internal maupun eksternal," ujarnya.

Masa Depan Cartoon Network

Menurut Register, di era streaming, perangkat pemasaran seperti saluran TV menghilang dan merek menjadi hal terpenting.

"Dalam streaming, perangkat pemasaran itu hilang, dan merek menjadi hal yang penting," katanya.

Saat Cartoon Network bersiap merayakan ulang tahun ke-25, penggemar mungkin khawatir bahwa acara klasik hanya dimanfaatkan untuk proyek baru.

Namun, Register menegaskan bahwa pihaknya tetap mendorong ide-ide baru dari kreator muda.

Ia mencontohkan Lars of the Stars, episode terbaru dari serial Steven Universe, sebagai cara untuk menghadirkan kreator asli yang bisa bercerita orisinal di alam semesta yang sudah ada.

Register berusaha menyeimbangkan antara ide baru dan waralaba lama.

>>> The Odyssey Raih Skor Rotten Tomatoes Tertinggi dalam Karier Christopher Nolan

Kini, pertanyaannya adalah apakah acara-acara ini bisa bertahan jika hal terburuk terjadi pada Cartoon Network di masa depan.

A
Tim Redaksi
Penulis: Albert Affandie
📰 Update Terbaru