Kembalinya Neve Campbell sebagai Sidney Prescott di "Scream 7" sempat menjadi harapan untuk memperbaiki arah franchise horor tersebut.
Namun, film ini justru dianggap sebagai salah satu yang terburuk dalam seri "Scream" akibat masalah produksi dan cerita yang berantakan.
>>> LEGO Naruto Ichiraku Ramen Set Berpeluang Jadi Kenyataan Setelah Raih Dukungan
Di tengah ketidakpastian masa depan franchise, "Scream 7" berhasil memperkenalkan karakter yang berpotensi menjadi penerus Sidney Prescott.
Karakter tersebut adalah Tatum, putri Sidney, yang namanya diambil dari mendiang Tatum Riley.
Tatum Riley: Pewaris Potensial Sidney Prescott
Dalam "Scream 7", diceritakan bahwa Sidney Prescott pindah ke kota kecil di Indiana untuk menghindari sorotan dan pembunuhan berulang.
Namun, ia kembali dilacak oleh para peniru Ghostface.
Salah satu Ghostface yang terungkap adalah tetangga Sidney, yang berambisi menjadikan Tatum sebagai Sidney berikutnya dengan meniru peristiwa pembunuhan di film pertama.
Beruntung, Tatum dan Sidney berhasil selamat dan bekerja sama mengalahkan para pembunuh.
Pengalaman Tatum yang selamat dari ancaman Ghostface menempatkannya pada posisi serupa dengan Sidney setelah film pertama.
Ia kini harus hidup dengan trauma pembunuhan dan ancaman terhadap keluarganya, menjadikannya kandidat sempurna untuk memimpin "Scream" di masa depan.
Film "Scream" mendatang dapat menempatkan Tatum sebagai fokus utama dengan menjadikannya target Ghostface di mana pun ia berada.
>>> Seluruh Episode Extreme Ghostbusters Kini Tayang Gratis di Tubi
Hal ini memungkinkan transisi generasi karakter dari pemain lama ke yang baru, sekaligus membuka jalan bagi Neve Campbell untuk kembali sebagai mentor bagi Tatum.
Pelajaran dari Kegagalan Sam Carpenter
Apapun rencana "Scream 8" untuk Tatum, franchise ini harus belajar dari kesalahan di masa lalu.
Upaya untuk menjauh dari Sidney melalui karakter Tara dan Sam Carpenter di "Scream" (2022) ternyata tidak berjalan mulus.
Meskipun diperankan oleh Jenna Ortega dan Melissa Barrera, serta memiliki hubungan dengan karakter lama, rencana masa depan untuk Sam Carpenter terpaksa dihentikan.
Pemecatan Barrera dari film ketujuh setelah komentar kontroversialnya, diikuti kepergian Ortega dan para sutradara, memaksa franchise kembali ke cerita Sidney Prescott.
Keputusan memecat Barrera berujung pada versi "Scream 7" yang dinilai kurang memuaskan oleh banyak kritikus.
Kini, dengan adanya Tatum sebagai harapan baru, franchise "Scream" tidak boleh mengulangi kesalahan yang sama.
Jika "Scream 8" kehilangan Tatum, masa depan franchise akan terancam karena tidak bisa selamanya mengandalkan Neve Campbell.
>>> Fitur New Game Plus Segera Hadir di Assassin's Creed Black Flag Resynced
Tatum mungkin adalah kesempatan terakhir "Scream" untuk bertahan, dan jika kali ini gagal, mungkin sudah saatnya mengistirahatkan Ghostface.