⌂ Beranda News Suguru Geto: Dari Penyihir Jujutsu Berbakat Menjadi Antagonis Utama

Suguru Geto: Dari Penyihir Jujutsu Berbakat Menjadi Antagonis Utama

Suguru Geto: Dari Penyihir Jujutsu Berbakat Menjadi Antagonis Utama
Ilustrasi: Suguru Geto: Dari Penyihir Jujutsu Berbakat Menjadi Antagonis Utama
A A Ukuran Teks16px

Suguru Geto adalah salah satu figur paling kompleks dan berpengaruh dalam dunia Jujutsu Kaisen.

Perjalanannya dari penyihir jujutsu yang sangat berbakat menjadi antagonis utama menjadi sorotan utama dalam narasi seri ini.

>>> 5 Karakter Anime yang Lebih Kuat dari Bentuk Asli Sukuna

Awalnya dikenal sebagai sahabat Satoru Gojo dan siswa yang serius di SMA Jujutsu Tokyo, Geto mengalami perubahan drastis setelah menyaksikan kematian Riko Amanai.

Peristiwa ini memicu pandangan sinisnya terhadap umat manusia dan mendorongnya ke jalan kegelapan.

Kekuatan dan Teknik Kutukan Suguru Geto

Geto memiliki teknik kutukan yang unik bernama Jurei Soujutsu atau Manipulasi Kutukan.

Kemampuannya ini memungkinkannya menyerap roh terkutuk melalui bola hitam, yang kemudian dapat ia keluarkan kembali sesuai kebutuhan pertempuran.

Koleksi roh terkutuknya sangat beragam, termasuk dua roh kelas khusus: Tamamo-no-Mae Incarnate dan Nue.

Teknik puncaknya, Gokunoban, mampu mengumpulkan seluruh energi kutukannya menjadi satu serangan yang sangat destruktif.

Selain itu, Geto juga menguasai teknik Gokunoban, yang memungkinkannya mengumpulkan semua energi kutukan menjadi satu serangan tunggal yang dahsyat.

>>> 5 Serial Anime Terlupakan dari 5 Tahun Terakhir yang Layak Ditonton

Peran Geto dalam Cerita Jujutsu Kaisen

Momen penting dalam hidup Geto adalah ketika ia membantai lebih dari seratus warga sipil biasa dalam satu malam, sebuah tindakan yang menandai titik baliknya menuju kejahatan.

Dalam klimaks Jujutsu Kaisen 0, Geto dikalahkan dan dibunuh oleh sahabatnya sendiri, Satoru Gojo. Gojo memutuskan untuk mengakhiri hidup Geto sendiri, menunjukkan kedalaman hubungan mereka.

Namun, kisah Geto belum berakhir. Tubuhnya kemudian diambil alih oleh Kenjaku, seorang penyihir kuno berusia ribuan tahun.

Kenjaku menggunakan tubuh Geto sebagai wadah untuk melanjutkan rencananya yang besar, termasuk memicu Insiden Shibuya.

Perbedaan antara Geto asli dan Geto yang dikendalikan Kenjaku dapat dilihat dari bekas jahitan di keningnya, hasil dari proses transplantasi.

Pilihan Geto untuk mengenakan kostum biksu setelah meninggalkan SMA Jujutsu sengaja diciptakan untuk menciptakan ironi. Citra biksu yang identik dengan kedamaian berbanding terbalik dengan tindakan gelap yang dilakukannya.

>>> Mighty Morphin Power Rangers #2: Jalinan Hati dan Potensi yang Tertahan

Dalam versi anime, Suguru Geto disuarakan oleh Takahiro Sakurai, seorang pengisi suara berpengalaman yang telah memberikan suara pada banyak karakter ikonik.

A
Tim Redaksi
Penulis: Albert Affandie
📰 Update Terbaru