Tiga tahun telah berlalu sejak Studio Ghibli merilis film pemenang penghargaan "The Boy and the Heron".
Karya Hayao Miyazaki ini meraih Oscar, namun penggemar setia studio animasi legendaris Jepang itu masih menantikan karya yang dapat melampaui pencapaian film tersebut.
>>> Suguru Geto: Dari Penyihir Jujutsu Berbakat Menjadi Antagonis Utama
Hayao Miyazaki, sebagai salah satu sutradara anime paling dihormati, telah membawa film-filmnya ke kancah global.
Sebagai salah satu pendiri Studio Ghibli, kontribusinya terhadap warisan studio ini tidak dapat disangkal.
Studio Ghibli, yang didirikan pada tahun 1985, terkenal dengan animasi tangan yang memukau, penceritaan yang kaya, dan dampak emosional yang mendalam.
Ciri khasnya adalah perhatian luar biasa terhadap detail, mulai dari lanskap yang subur hingga karakter yang ekspresif.
>>> 5 Karakter Anime yang Lebih Kuat dari Bentuk Asli Sukuna
Tentang The Boy and the Heron
"The Boy and the Heron" mengajak penonton dalam perjalanan penuh warna dan terkadang gelap ke alam baru bersama karakter utamanya, Mahito.
Film ini mengeksplorasi tema penyembuhan, pemutusan siklus trauma, dan kesadaran lingkungan.
Meskipun memenangkan Oscar, beberapa kritikus menilai alur cerita dan pembangunan dunianya tidak sekuat animasi dan tema utamanya, menempatkannya sedikit di bawah beberapa karya Ghibli lainnya.
Meskipun Miyazaki telah beberapa kali mengumumkan pensiun, semangatnya untuk berkarya terus membara. Ia dikabarkan masih terus bekerja pada proyek film baru, meskipun detailnya masih menjadi misteri.
>>> 5 Serial Anime Terlupakan dari 5 Tahun Terakhir yang Layak Ditonton
Baru-baru ini, Miyazaki juga menciptakan "Panorama Box", sebuah karya seni baru yang menampilkan ilustrasi-ilustrasi indah untuk sebuah pameran.
