⌂ Beranda News Ichi the Witch: Manga Shonen Jump yang Berpotensi Besar Tanpa Adaptasi Anime

Ichi the Witch: Manga Shonen Jump yang Berpotensi Besar Tanpa Adaptasi Anime

Ichi the Witch: Manga Shonen Jump yang Berpotensi Besar Tanpa Adaptasi Anime
Ilustrasi: Ichi the Witch: Manga Shonen Jump yang Berpotensi Besar Tanpa Adaptasi Anime
A A Ukuran Teks16px

Meskipun manga Kagurabachi akhirnya mendapatkan pengumuman adaptasi anime yang akan tayang tahun depan, ada judul Shonen Jump lain yang juga menunjukkan potensi besar namun masih menunggu kabar serupa.

Manga Ichi the Witch, yang baru saja debut pada September 2024, telah berhasil menarik perhatian pembaca dan mencatat penjualan impresif.

>>> Anime Remake One Piece Akan Perbaiki Masalah Pacing yang Dikeluhkan Penggemar

Ditulis oleh Osamu Nishi dan diilustrasikan oleh Shiro Usazaki, Ichi the Witch telah terjual lebih dari 2,2 juta kopi.

Hingga kini, delapan volume manga telah dirilis, dengan dua volume pertama tersedia dalam versi bahasa Inggris. Volume ketiga versi Inggris dijadwalkan rilis pada 2 Juni 2026.

Sinopsis Ichi the Witch

Cerita Ichi the Witch berlatar di dunia fantasi yang dihuni oleh makhluk magis berbahaya bernama Majiks.

Secara tradisional, para Penyihir (Witches) memburu Majiks untuk mengekstrak sihir mereka, dan diyakini hanya wanita yang memiliki kemampuan tersebut.

Kisah ini mengikuti Ichi, seorang anak laki-laki yang hidup menyendiri di Gunung Druid dan bertahan hidup dengan berburu.

Ia ditinggalkan di gunung saat kecil namun berhasil mengasah keterampilannya. Tanpa ia sadari, rumahnya menyimpan makhluk berbahaya yang jantungnya tidak bisa ditembus oleh wanita.

Majik yang kuat ini mengancam keselamatan penduduk desa, sementara para penyihir tak berdaya menghadapinya. Mengejutkan semua orang, Ichi menggunakan keahlian berburunya untuk menyelamatkan hari.

>>> James Gunn Beri Petunjuk Kolaborasi Wonder Woman dan Supergirl di DCU

Setelah mengalahkan Majik, ia menjadi penyihir pria pertama yang dikenal dunia.

Cerita berlanjut saat ia menantang keyakinan lama bahwa hanya wanita yang bisa menggunakan sihir.

Sepanjang perjalanannya, ia menghadapi berbagai tantangan dan musuh, termasuk sosok kuat seperti Raja Uroro yang melambangkan kebencian dan telah menyebabkan kehancuran besar.

Salah satu alasan utama Ichi the Witch menonjol di antara manga Shonen Jump lainnya adalah penghindarannya terhadap trope yang seringkali bermasalah pada karakter wanita di manga shonen.

Alih-alih mengandalkan klise usang, cerita ini memberikan kedalaman, kemandirian, dan yang terpenting, arti naratif yang nyata bagi karakter wanitanya.

Mereka bukanlah karakter sampingan yang dibayangi protagonis. Sebaliknya, protagonis bekerja sama dengan mereka untuk menghadapi bahaya yang melanda negeri mereka.

>>> 10 Film Sci-Fi yang Berakhir dengan Kemenangan Sang Penjahat

Cerita berfokus pada Ichi secukupnya untuk membenarkan perannya sebagai protagonis, sambil secara bersamaan memberikan sorotan yang cukup kepada para penyihir yang bekerja dan mendukungnya.

A
Tim Redaksi
Penulis: Albert Affandie
📰 Update Terbaru