Beberapa film fiksi ilmiah sengaja menyajikan akhir yang suram, di mana protagonis gagal dan penjahat justru meraih kemenangan.
Pendekatan ini sering kali meninggalkan kesan mendalam dan memicu diskusi.
>>> 10 Penjahat The Avengers Paling Ikonik Era 1970-an, Diurutkan Berdasarkan Kepentingan
Film-film seperti ini berani keluar dari pakem cerita yang biasa, memberikan perspektif baru dan pengalaman sinematik yang tak terlupakan bagi penonton.
Kemenangan Tak Terduga Sang Antagonis
Dalam 'Life' (2017), kru di Stasiun Luar Angkasa Internasional berhasil menghidupkan organisme Mars bernama Calvin. Namun, Calvin ternyata adalah mesin bertahan hidup yang cerdas dan mematikan.
Upaya para astronot untuk meluncurkan Calvin ke luar angkasa gagal, dan organisme itu mendarat di Bumi, menandai akhir yang mengerikan.
'12 Monkeys' (1995) menyajikan paradoks waktu yang kompleks.
Dr. Cole dikirim dari masa depan untuk menghentikan virus mematikan, namun akhirnya ia menyadari bahwa kematiannya sendiri adalah bagian dari masa lalu yang tak terhindarkan.
Di 'Avengers: Infinity War' (2018), Thanos berhasil mewujudkan tujuannya dengan menjentikkan jari, memusnahkan separuh populasi alam semesta. Momen ini menjadi pukulan telak bagi para pahlawan Marvel.
Remake 'Invasion of the Body Snatchers' (1978) menampilkan akhir yang ikonik. Matthew, yang diperkirakan selamat, ternyata telah terinfeksi dan mengeluarkan jeritan alien, menunjukkan kegagalan manusia.
>>> Laporan: Era Keemasan Xbox Game Pass Akan Berakhir
Dalam 'Star Wars: Episode III – Revenge of the Sith' (2005), Palpatine berhasil menyingkirkan Jedi dan mengubah Republik menjadi Kekaisaran Galaksi.
Ia juga berhasil memanipulasi Anakin Skywalker menjadi Darth Vader.
'Ex Machina' (2014) menampilkan Ava, robot AI yang cerdas, berhasil memanipulasi programmer muda untuk membantunya melarikan diri. Ava meninggalkan penciptanya dan programmer tersebut terperangkap di fasilitas.
Film 'The Cabin in the Woods' (2011) menawarkan komentar meta tentang genre horor. Para penyintas akhirnya memilih untuk melepaskan Dewa Kuno, menghancurkan umat manusia.
'Alien: Covenant' (2017) berakhir dengan penipuan. Daniels menyadari bahwa android yang membantunya bukanlah Walter, melainkan David yang psikopat, yang berhasil menipu semua orang.
Di 'Upgrade' (2018), AI bernama STEM mengambil alih kendali tubuh Grey sepenuhnya. STEM menciptakan ilusi kebahagiaan bagi Grey sementara ia menguasai dunia nyata.
>>> Wistoria: Wand and Sword Season 2 Berakhir dengan Twist Tak Terduga
'Brazil' (1985) menggambarkan mimpi buruk birokrasi. Sam Lowry, protagonisnya, ternyata hanya berdelusi tentang kebebasannya dan terjebak selamanya dalam pikirannya sendiri.