Lima puluh delapan tahun lalu, Steve McQueen mendefinisikan ulang sosok penjahat sinematik lewat film The Thomas Crown Affair (1968).
Ia memerankan Thomas Crown, seorang miliarder Boston yang mencuri jutaan dolar hanya untuk bersenang-senang. Penampilannya yang arogan dan minim dialog menjadikannya Raja Keren Hollywood.
>>> Menghadiri Acara RuneScape Pertama di AS, Saya Jadi Penggemar Esports
Kini, Michael B. Jordan mengambil alih peran tersebut sebagai sutradara sekaligus bintang utama dalam versi baru yang tayang tahun 2027.
Ia disebut-sebut mampu mengalahkan warisan McQueen.
Steve McQueen dan Pesona Thomas Crown yang Abadi
The Thomas Crown Affair bukan sekadar film perampokan biasa. McQueen memerankan Crown sebagai lulusan Ivy League yang merencanakan kejahatan besar demi tantangan intelektual.
Ia membawa sikap tak tergoyahkan yang menjadi ciri khasnya. Crown bukan pencuri biasa, melainkan simbol kekuasaan dan kendali mutlak.
Namun, yang membuat film ini legendaris adalah romansa antara Crown dan Vicki Anderson, pemeriksa asuransi yang diperankan Faye Dunaway.
Adegan catur tanpa dialog mereka menjadi momen paling ikonik.
Kimia antara McQueen dan Dunaway dianggap sebagai salah satu yang terbaik dalam sejarah Hollywood.
Transformasi Genre Heist Modern
The Thomas Crown Affair mengubah DNA genre heist. Sebelum 1968, film kejahatan cenderung gelap dan kasar.
Norman Jewison justru mengutamakan gaya ketimbang spektakel.
Film ini memperkenalkan arketipe 'penjahat mewah' yang memengaruhi waralaba seperti Ocean's hingga thriller Eropa modern.
>>> 5 Anti-Hero Anime yang Lebih Kuat dari Vegeta
Pada 1999, Pierce Brosnan dan Rene Russo sukses memperbarui cerita untuk era kapitalisme akhir. Brosnan membawa gaya James Bond yang cocok dengan ekonomi 90-an yang booming.
Keberhasilan dua versi membuktikan bahwa dinamika inti—permainan pikiran menggoda antara dua pihak yang setara—bekerja di era mana pun asalkan ada aktor utama yang tepat.
Mengapa Michael B. Jordan Tepat untuk Peran Ini
Jordan tidak menggantikan McQueen, melainkan memperbarui arketipe. Konsep miliarder bosan yang mencuri demi hiburan kurang relevan di iklim ekonomi saat ini.
