⌂ Beranda News Polaris: Pahlawan Marvel yang Kekuatannya Berubah Tanpa Disadari Penggemar

Polaris: Pahlawan Marvel yang Kekuatannya Berubah Tanpa Disadari Penggemar

Polaris: Pahlawan Marvel yang Kekuatannya Berubah Tanpa Disadari Penggemar
A A Ukuran Teks16px

Lorna Dane, atau yang lebih dikenal sebagai Polaris, adalah salah satu anggota X-Men yang memiliki sejarah panjang dan kompleks.

Sejak debutnya pada tahun 1968, ia telah mengalami berbagai perubahan, termasuk perubahan kekuatan yang signifikan tanpa disadari oleh banyak penggemar.

>>> 3 Sekuel Film Pixar yang Paling Dibutuhkan Setelah Toy Story 5

Polaris dikenal dengan rambut hijau zamrudnya yang mencolok dan desainnya yang ikonik.

Kekuatannya yang sebanding dengan Magneto, ditambah dengan kemampuan sekunder yang membuatnya hampir kebal, menjadikannya salah satu mutan terkuat di Marvel Universe.

Perjalanan Awal dan Manipulasi

Awalnya, Lorna Dane diculik dan dimanipulasi oleh Mesmero, yang membuatnya percaya bahwa ia adalah putri Magneto.

Mesmero menggunakan Lorna untuk melawan X-Men, namun pada akhirnya, Lorna menyadari bahwa ia telah ditipu.

Setelah peristiwa tersebut, Lorna bergabung dengan X-Men dan sering kali menjadi sasaran musuh.

Ia dan Havok sempat menjadi tahanan di pulau mutan Krakoa, dan kemudian direkrut untuk tim X-Men baru. Lorna juga sempat menjadi agen Apocalypse.

Perubahan Kekuatan dan Identitas

Pada era 'An All-New, All-Different', Lorna Dane mengadopsi nama kode Polaris. Namun, ia kembali menjadi pion Erik the Red, agen Shi'ar, yang memanipulasinya untuk membunuh Profesor X.

X-Men berhasil menyelamatkan Lorna dan Havok, yang kemudian memutuskan untuk pensiun sejenak.

Kehidupan normal mereka tidak berlangsung lama. Saat 'Mutant Massacre', Lorna dikendalikan oleh Malice, seorang vampir psionik, dan dipaksa menyerang X-Men.

>>> Bintang 'Little House on the Prairie' Netflix Usulkan Ide Spin-off

Meskipun berhasil lepas dari kendali Malice, Lorna menjadi korban.

Dalam peristiwa di Savage Land, Lorna diculik oleh Zaladane, yang berusaha menyerap kekuatannya.

Di sana, Lorna menunjukkan kekuatan super dan kekebalan tubuh yang baru, sebuah mutasi sekunder yang tidak terkait dengan kekuatan magnetiknya.

Setelah bebas, Dr. Moira MacTaggert menemukan bahwa kekuatan magnetik Lorna telah diserap oleh Zaladane.

Namun, ia memiliki kekuatan fisik yang luar biasa dan kekebalan tubuh yang membuatnya menjadi petarung tangguh.

Perkembangan kekuatan baru ini ternyata memicu kembalinya Shadow King. X-Men dan X-Factor bekerja sama untuk mengalahkannya dan mengembalikan kekuatan magnetik Lorna.

Dengan kekuatan magnetiknya kembali, Lorna menerima statusnya sebagai putri Magneto. Ia menjadi lebih proaktif dan percaya diri, bahkan menjabat sebagai co-leader X-Factor bersama Havok.

Versi Polaris inilah yang akan muncul di musim kedua X-Men '97.

>>> Anime Sci-Fi 12 Episode Mirip Frieren, Puji Pujian dari Kritikus

Perjalanan Lorna Dane sebagai Polaris terus berkembang, menjadikannya karakter yang dinamis dan menarik untuk diikuti dalam mitologi X-Men.

A
Tim Redaksi
Penulis: Albert Affandie
📰 Update Terbaru