Manga My Hero Academia karya Kohei Horikoshi resmi mencapai akhir perjalanannya pada tanggal 5 Agustus 2024 setelah satu dekade publikasi.
Adaptasi anime dari serial populer ini juga menyusul tidak lama setelah manga tersebut tamat.
Meskipun animenya mendapat banyak pujian, akhir cerita versi manga sempat menuai kritik tajam dan memicu perdebatan sengit secara daring.
Sebagian besar keluhan penggemar berfokus pada hilangnya kekuatan One For All milik Deku.
Epilog Cerita dan Perjalanan Karakter
Cerita utama tidak langsung terburu-buru menuju garis akhir yang instan.
Serial ini mendedikasikan tujuh bab khusus untuk memperlihatkan pasca-perang serta masa depan para pahlawan baru.
Konflik dari setiap karakter mendapatkan penyelesaian yang matang.
Masyarakat pahlawan harus dibangun kembali dari awal setelah melalui pertempuran yang sangat brutal.
Banyak pahlawan pemberani yang gugur atau pensiun demi membuka jalan bagi generasi muda.
Hilangnya kekuatan Deku sempat disangka menandai berakhirnya perjalanan pahlawannya.
Buku Ultra Age yang rilis tahun ini mengonfirmasi bahwa Deku kini berada di peringkat keempat Hero Billboard Chart.
Fakta ini membuktikan bahwa akhir kisah tersebut ternyata jauh lebih baik dari ingatan para penggemar.
Rekomendasi
Awas! Sering Dijalani Pekerja Kantoran, Ini Bahaya Mager atau Sedentary Lifestyle
LINE Indonesia Luncurkan Layanan Baru, GOKS Platform Diskon untuk Mahasiswa
MGID Merevolusionerkan Penciptaan Gambar bagi Pengiklan dengan Integrasi Generatif AI
10 Komik Garfield Terbaik yang Menampilkan Liz Wilson dan Peringkatnya
Taylor Sheridan Ubah Format Episode Lioness Season 3 Jelang Final