Adventure Time kembali dengan era petualangan baru bagi Finn dan Jake. Tim kreatif di balik Adventure Time: Side Quests berbagi cerita menjelang penayangan perdananya.
Cartoon Network memang gencar menghadirkan kembali waralaba klasik 2010-an.
>>> Mechs vs. Minions: Bandle City Edition Hadir Rayakan 10 Tahun Game Board League of Legends
Namun, Adventure Time memiliki jalur berbeda karena waralaba ini terus aktif dengan berbagai proyek sejak serial aslinya berakhir.
Adventure Time: Side Quests menjadi semakin menarik karena membawa waralaba kembali ke masa-masa awal.
Serial ini menawarkan tafsiran baru atas Finn dan Jake yang tetap sesuai dengan kanon serial lama.
Dalam wawancara dengan ComicBook, Produser Eksekutif Nate Cash, Pengawas Sutradara Victor Courtright, dan Direktur Seni Nick Cross membahas era baru waralaba ini.
Mereka juga menjelaskan posisinya dalam kanon dan berbagai hal lainnya.
Kembali ke Awal Petualangan
Nate Cash mengungkapkan bahwa inspirasi untuk Side Quests berawal dari kecintaannya pada suara Finn di Musim 1 dan 2.
"Suaranya masih muda, pecah, benar-benar seperti anak kecil di dunia aneh dan berbahaya dengan seekor anjing ajaib berusia 26 tahun yang bijak," ujarnya.
Begitu ia menulis catatan 'Kembali ke suara anak-anak', semuanya berkembang dari sana. Saat Finn berusia 12 tahun, nada episode sangat berbeda, begitu pula cara ia menghadapi tantangan.
Meski beberapa pihak menyebutnya sebagai revival, reboot, atau prekuel, Side Quests dikategorikan sebagai serial pendamping.
Cash mengaku sadar akan potensi benturan dengan lore yang sudah ada, tetapi hal itu justru menjadi tantangan yang menyenangkan.
"Ada begitu banyak hari dalam seminggu dan minggu dalam setahun. Ini hanyalah momen lain yang terjadi di sela-sela episode yang pernah kita lihat," jelas Cash.
Dinamika antara Finn dan Jake sangat menyenangkan untuk dieksplorasi tanpa harus memasukkannya ke dalam teka-teki dunia yang lebih besar.
Victor Courtright menambahkan bahwa banyak staf yang merupakan penggemar serial asli.
