Cartoon Network telah menghadirkan kembali sejumlah karakter besarnya dalam beberapa tahun terakhir, dan saluran kabel ini semakin sukses karenanya.
Serial seperti Regular Show: The Lost Tapes, Adventure Time: Side Quests, dan The Wonderfully Weird World of Gumball sedang merajai tangga lagu streaming.
>>> Update Produksi Emily in Paris Usai Minnie Driver Alami Kecelakaan Mobil
Namun, ada beberapa karakter animasi yang masih berada dalam ketidakpastian, seperti koki kucing ungu yang pertama kali muncul di Cartoon Network enam belas tahun lalu.
Pada 7 Agustus 2010, dunia harus berpisah dengan Chowder, serial animasi yang menampilkan dunia penuh warna di mana karakter utamanya berusaha menjadi koki terhebat.
Meskipun Chowder sering mengabaikan pelajarannya untuk fokus menyantap makanan dalam jumlah besar, serial ini unggul dalam komedi dan menciptakan hidangan luar biasa yang tak mungkin ada di dunia nyata.
Finale serial ini membayangkan Chowder dewasa yang menikah dengan karakter pendukung lamanya, Panini, namun itu menjadi terakhir kalinya kita melihat kucing ungu tersebut memiliki serial sendiri.
Yang mengejutkan, Cartoon Network menolak usulan dari kreator serial, C. H. Greenblatt, untuk menghadirkan kembali Chowder dalam bentuk yang lebih muda.
Chowder yang Tak Pernah Ada
Awal tahun ini, Greenblatt mengungkapkan bahwa ia telah mengusulkan ide serial prekuel berjudul Chowder: First Course kepada Cartoon Network.
Meski serial tersebut tak pernah tayang, prekuel ini akan menampilkan Chowder yang lebih muda.
>>> Super Troopers 3 Raih Skor Rotten Tomatoes Terbaik di Franchise
Acara yang diusulkan itu akan menampilkan Chowder, Panini, dan Gorgonzola yang sama-sama belajar seni kuliner, meski peran karakter lain masih menjadi misteri.
Tahun lalu, ComicBook. com sempat berbincang dengan kreator Chowder, C.
H. Greenblatt, tentang kemungkinan menghadirkan kembali serial tersebut.
Greenblatt merenungkan bagaimana kucing ungu itu akan kembali, "Saya pikir jika saya melakukannya, itu harus menjadi versi yang berevolusi atau sedikit diubah agar tidak hanya menjadi hal yang sama, karena dengan anak-anak yang sudah dewasa, suaranya berbeda."
"Jadi itu harus seperti, bukan reboot, tapi semacam twist yang menurut saya membenarkan keberadaannya sebagai versi baru. Saya suka dia sebagai anak-anak.
Saya pikir ada kepolosan tertentu di sana, dan saya pikir ada sesuatu yang menyenangkan tentang ide belajar tentang dunia.
Dan dia sangat polos. Dia sangat terbuka.
>>> Sadie Sink Akhirnya Buka Suara Soal Peran Jean Grey di MCU
Saya merasa saya masih ingin mereka sebagai anak-anak," tambahnya.