⌂ Beranda News Netflix Batalkan Serial Fiksi Ilmiah The Boroughs dengan Rating 97% di RT

Netflix Batalkan Serial Fiksi Ilmiah The Boroughs dengan Rating 97% di RT

Netflix Batalkan Serial Fiksi Ilmiah The Boroughs dengan Rating 97% di RT
A A Ukuran Teks16px

Netflix secara mengejutkan membatalkan The Boroughs, serial fiksi ilmiah delapan episode yang mendapat rating 97% di Rotten Tomatoes.

Keputusan ini diumumkan hanya beberapa minggu setelah tayang perdana pada akhir Mei 2026.

>>> Peringkat Semua Hunter Rank S di Solo Leveling Berdasarkan Dampak Cerita

Serial yang dibintangi Alfred Molina, Geena Davis, dan Alfre Woodard ini sempat disebut-sebut sebagai pengganti Stranger Things. Namun, angka penonton yang tinggi belum cukup untuk menyelamatkannya.

Alasan Pembatalan: Anggaran Besar dan Persaingan Ketat

Menurut The Hollywood Reporter, The Boroughs dibatalkan karena biaya produksi yang tinggi, mencapai sekitar $10 juta per episode.

Meskipun meraih 5,6 juta penonton dalam empat hari pertama dan 9,5 juta dalam minggu pertama, angka tersebut menurun drastis menjadi sekitar 2 juta pada minggu keempat.

Netflix kini lebih fokus pada konten yang bisa mencapai level popularitas Bridgerton atau Squid Game.

>>> 4 Film Fiksi Ilmiah Disney yang Terlupakan, Layak Ditonton

Strategi ini menandai pergeseran dari model tradisional yang mempertahankan serial sukses selama beberapa musim.

Dampak pada Industri Streaming

Keputusan ini mencerminkan tren yang lebih luas di industri streaming. Dengan merger Paramount+ dan HBO Max, serta integrasi Hulu ke Disney+, persaingan semakin ketat.

Netflix tampaknya beralih ke miniseri yang lebih pendek dan berbiaya besar, seperti Adolescence dan Baby Reindeer.

Serial panjang seperti The Night Agent dan The Lincoln Lawyer juga hanya akan mendapatkan satu musim tambahan.

>>> Fakta Kelam di Balik Frasa Ikonik 'To Me, My X-Men'

The Boroughs sendiri memiliki akhir yang memuaskan, meskipun adegan pasca-kredit meninggalkan pertanyaan. Namun, kecil kemungkinan serial ini akan dihidupkan kembali oleh platform lain karena Netflix memiliki hak penuh.

A
Tim Redaksi
Penulis: Albert Affandie
📰 Update Terbaru