Era eksperimental Disney, yang berlangsung dari 1999 hingga 2008, sering disebut sebagai era pasca-Renaissance.
Film-film pada masa itu tidak selalu sukses di box office, tetapi banyak yang kemudian menjadi kultus klasik.
>>> Dungeons & Dimwits Vol. 1: First Fails Dikonfirmasi Rilis September 2026
Era ini dikenal karena mendorong batas-batas cerita stereotip Disney dan mengintegrasikan lebih banyak CGI sebelum beralih ke animasi 3D penuh.
Tanpa pasang surut era ini, Disney mungkin tidak akan menemukan pijakan untuk membuat hits seperti Tangled dan Frozen.
Peringkat Film Era Eksperimental Disney
Berikut adalah peringkat 11 film dari era eksperimental Disney, dari yang terburuk hingga yang terbaik.
11. Chicken Little (2005) — Film ini menjadi salah satu yang paling terlupakan.
Ceritanya tentang seekor ayam paranoid yang dituduh pembawa hoax, lalu berubah menjadi petualangan alien yang membingungkan. Animasi 3D perdananya juga terlihat janggal.
10.
Home on the Range (2004) — Berlatar Wild West, film ini mengikuti tiga sapi yang berusaha menangkap penjahat untuk menyelamatkan peternakan mereka.
Meskipun memiliki pengisi suara bintang, plotnya terasa konyol dan mudah ditebak.
9. Dinosaur (2000) — Saat dirilis, animasi 3D-nya memukau.
Namun seiring waktu, kelemahan plot mulai terlihat. Kisah Aladar, dinosaurus yang dibesarkan lemur, memang mengajarkan kerja sama, tetapi kurang memiliki daya tarik abadi.
8. Bolt (2008) — Film ini lebih cocok untuk anak-anak.
Bolt, anjing yang mengira dirinya superhero, melakukan perjalanan untuk menyelamatkan majikannya. Meskipun emosional dan lucu, animasi 3D-nya sudah mulai terlihat usang.
7.
>>> Komi Can't Communicate Kembali dengan Desain Baru yang Mencengangkan
Fantasia 2000 (1999) — Sekuel dari Fantasia klasik ini berisi kumpulan film pendek yang menggabungkan musik klasik dengan animasi indah.
Beberapa segmen seperti Rhapsody in Blue dan Firebird Suite luar biasa, tetapi ada pula yang terlalu bergantung pada narasi selebriti.
6. Meet the Robinsons (2007) — Meskipun animasi 3D awalnya terlihat kaku, film ini sebenarnya menyenangkan.
