Akatsuki dikenal sebagai organisasi kriminal paling berbahaya di dunia Naruto.
Namun, di balik tindakan kejam mereka, beberapa anggota sebenarnya memiliki latar belakang yang tragis dan potensi untuk menjadi pahlawan.
Artikel ini akan membahas enam anggota Akatsuki yang, jika keadaan berbeda, mungkin akan berjuang di sisi kebaikan.
Anggota Akatsuki dengan Potensi Kepahlawanan
Itachi Uchiha adalah contoh paling jelas. Ia membantai klannya sendiri atas perintah desa untuk mencegah kudeta, dan kemudian menyusup ke Akatsuki sebagai mata-mata.
Tindakannya, meski kejam, bertujuan melindungi perdamaian.
Nagato, yang dikenal sebagai Pain, awalnya ingin menciptakan perdamaian melalui rasa sakit. Namun, setelah diyakinkan Naruto, ia mengorbankan dirinya untuk menghidupkan kembali mereka yang tewas di Konoha.
Konan, satu-satunya anggota wanita, setia pada cita-cita Nagato. Ia menggunakan kemampuannya untuk melindungi desa dan teman-temannya, bukan untuk kejahatan murni.
Obito Uchiha, di balik topeng Tobi, awalnya adalah ninja yang optimis dan ingin melindungi teman-temannya.
Tragedi dan manipulasi Madara mengubahnya menjadi penjahat, tetapi pada akhirnya ia kembali ke jalan yang benar.
Kisame Hoshigaki, meski dikenal sebagai monster, memiliki rasa hormat pada Itachi dan setia pada misinya. Ia bisa menjadi sekutu berharga jika berada di pihak yang benar.
Terakhir, Sasori, pembuat boneka jenius, kehilangan orang tuanya dan mencari keabadian. Namun, bakatnya bisa digunakan untuk melindungi, bukan membunuh.