Batman telah menjadi salah satu pahlawan paling penting di DC Comics sejak debutnya pada 1939.
Dengan lebih dari delapan dekade beraksi, ia memiliki galeri penjahat yang dinamis dan berkembang.
>>> Marvel Ungkap Desain Baru Miles Morales Spider-Man untuk Peringatan 25 Tahun
Namun, di antara nama-nama besar seperti Joker dan Bane, ada satu musuh yang kerap dilupakan: Lord Death Man.
Tepat 60 tahun lalu, karakter ini pertama kali muncul dan hingga kini masih underrated.
Lord Death Man: Penjahat Unik dengan Kemampuan Palsukan Kematian
Pada 1966, Robert Kanigher dan Sheldon Moldoff menciptakan Lord Death Man di Batman #180.
Karakter ini memberi Batman tantangan unik: seorang pria yang bisa memalsukan kematiannya sendiri kapan saja.
Seperti Batman yang melatih tubuhnya untuk hal mustahil, Lord Death Man juga memiliki disiplin untuk membuat dirinya tampak mati.
>>> 10 Karakter Terkuat di Absolute Universe DC, Peringkat Terbaru
Setelah ditangkap, ia pura-pura mati di pengadilan dan kabur dari kubur.
Desainnya yang menyerupai Malaikat Maut diperkuat dalam Bat-manga Jepang. Di sana, ia mendapat kostum permanen dan tampilan lebih seram, menjadikannya musuh yang lebih menakutkan.
Potensi Besar yang Belum Tergali
Sejak abad ke-21, DC kesulitan menciptakan penjahat baru yang ikonik. Sebaliknya, reinventasi penjahat lama justru memberi cerita terbaik.
Lord Death Man adalah salah satu yang paling siap untuk dihidupkan kembali.
Dengan kemampuan memalsukan kematian, ia bisa menjadi anti-Batman yang sempurna. Sayangnya, penulis belum berhasil menjadikannya ancaman yang seharusnya.
>>> Robert Downey Jr. Ungkap Tekanan Perankan Doctor Doom dan Cara 'Doomsday' Kalahkan 'Endgame'
Di tengah maraknya judul Black Label dan cerita horor, Lord Death Man sangat cocok untuk direvitalisasi. Karakter ini adalah ikon Silver Age yang layak mendapatkan perlakuan lebih baik.