⌂ Beranda News CEO Warner Bros. Buka Suara soal Masa Depan DCU Usai Supergirl Gagal di Box Office
News

CEO Warner Bros. Buka Suara soal Masa Depan DCU Usai Supergirl Gagal di Box Office

David Zaslav, CEO Warner Bros., berbicara tentang masa depan DCU
Warner Bros Diduga Tarik Video Supergirl Usai Muncul Isu Penggunaan AI
A A Ukuran Teks16px

Warner Bros.

CEO David Zaslav akhirnya buka suara mengenai masa depan DC Universe (DCU) setelah film Supergirl mengalami kegagalan di box office.

Supergirl hanya meraup US$125,9 juta di seluruh dunia, jauh di bawah ekspektasi. Padahal, Superman garapan James Gunn sukses besar tahun ini.

Zaslav Optimistis dengan Proyek DC Mendatang

Dalam panggilan pendapatan, Zaslav mengungkapkan kegembiraannya terhadap proyek DC yang akan datang, termasuk Man of Tomorrow dan The Batman: Part II.

"Di sisi DC, James fokus pada Man of Tomorrow. Saya melihat beberapa gambar kemarin yang tampak luar biasa," kata Zaslav.

Ia juga menyebut Matt Reeves yang sedang bekerja keras untuk Batman. "Saya berbicara dengannya akhir pekan lalu, dan dia bekerja sangat keras," tambahnya.

Zaslav tidak secara langsung menanggapi kegagalan Supergirl. Ia juga tidak menyebut rencana 10 tahun yang disusun Gunn dan Peter Safran.

Meski begitu, Zaslav tetap optimistis. "Kami punya Clayface yang akan segera tayang, dan Lanterns akan launching di HBO," ujarnya.

"DC terasa sangat baik, dan kami memiliki pipeline yang kuat. Peter dan James bekerja keras," pungkasnya.

📰 Update Terbaru