⌂ Beranda News Wardogs Hadapi Masalah Akses Awal: Dari Server Penuh hingga Budaya Crunch
News

Wardogs Hadapi Masalah Akses Awal: Dari Server Penuh hingga Budaya Crunch

Ilustrasi pertempuran dalam game FPS Wardogs
Wardogs Hadapi Masalah Akses Awal: Dari Server Penuh hingga Budaya Crunch
A A Ukuran Teks16px

Game penembak orang pertama terbaru berjudul Wardogs berhasil mencatatkan angka penjualan yang cukup tinggi sejak peluncurannya pada September 2026.

Meskipun hadir dalam tahap Akses Awal, judul garapan BULKHEAD dan penerbit Team17 ini menyita perhatian berkat pertempuran masif yang melibatkan 100 pemain.

Kendala Teknis dan Sistem Permainan

Di balik popularitasnya, Wardogs menghadapi masalah pelik pada server yang belum siap menampung lonjakan pemain secara bersamaan.

Kondisi tersebut memicu waktu tunggu antrean yang sangat panjang serta kesulitan bagi para pemain untuk masuk ke dalam sesi pertandingan.

Selain itu, sistem ekonomi dalam game yang memberikan modal awal $10.000 memunculkan ketidakseimbangan bagi pemain yang baru bergabung.

Kebijakan Internal Terkait Jam Kerja

Permasalahan game ini tidak hanya berhenti pada aspek teknis di dalam permainan saja.

CEO BULKHEAD, Joe Brammer, secara terbuka menyatakan dukungannya terhadap budaya kerja lembur atau crunch di lingkungan studio.

Pernyataan tersebut memicu kekhawatiran publik mengenai dampak kelelahan kerja terhadap kualitas pembaruan konten Wardogs di masa depan.

📰 Update Terbaru