⌂ Beranda News Batman #12: Verity Pennyworth Hadir, tapi Cerita Terlalu Padat

Batman #12: Verity Pennyworth Hadir, tapi Cerita Terlalu Padat

Batman #12: Verity Pennyworth Hadir, tapi Cerita Terlalu Padat
Ilustrasi: Batman #12: Verity Pennyworth Hadir, tapi Cerita Terlalu Padat
A A Ukuran Teks16px

Alfred Pennyworth adalah karakter pendukung paling ikonik dalam komik. Sebagai butler setia Batman selama puluhan tahun, ia sama pentingnya dengan kostum Batman itu sendiri.

Bahkan Robin muncul lebih dulu, tetapi Alfred telah tampil dalam lebih banyak adaptasi. Kematian Alfred pada 2018 lalu ternyata bertahan, dan kini hadir penerusnya: Verity Pennyworth.

>>> Review Power Rangers Green #1: Misteri yang Menggantung dan Menarik

Verity, keponakan buyut Alfred, pertama kali muncul di akhir Batman #11, tetapi baru di #12 ini ia diperkenalkan secara layak.

Secara keseluruhan, Verity tampak seperti tambahan yang fantastis untuk keluarga Batman. Ia mengisi peran yang kosong sejak Alfred tiada, tetapi debutnya kurang mendapat fokus yang layak.

Edisi ini memiliki terlalu banyak hal yang terjadi, dan justru menderita karena cakupan yang terlalu luas. Seharusnya cerita dibuat lebih intim.

Terlalu Banyak Alur Cerita untuk Sebuah Perkenalan

Cerita dimulai tepat setelah edisi sebelumnya, dengan Batman yang menerima kenyataan bahwa Alfred telah menyiapkan penggantinya sendiri.

Ia ragu terhadap Verity, meskipun Alfred memberikan rekomendasi yang bagus dan Verity bisa membuat Damian tertawa.

Namun, ia terpaksa mengesampingkan keraguan itu ketika lima pembunuh bayaran datang ke Gotham untuk memburu Bruce Wayne.

Sementara itu, Minotaur menghadapi pemberontakan dalam kerajaan kriminalnya, dan Joker menerima tamu misterius yang berjanji tidak akan meninggalkan Gotham.

Kisahnya sama bagusnya dengan edisi-edisi Matt Fraction lainnya, tetapi masalahnya adalah ia mencoba melakukan terlalu banyak hal dalam waktu singkat.

Ada perkenalan Verity, debut lima pembunuh, pertarungan Batman melawan dua di antaranya, situasi Minotaur, dan tamu misterius Joker.

Itu terlalu banyak untuk satu edisi, bahkan dengan empat halaman ekstra.

Setiap pembunuh mendapat satu halaman, dan Joker mendapat tiga halaman untuk foreshadowing.

Total delapan halaman yang seharusnya bisa digunakan untuk mengembangkan hubungan Verity dan Bruce, tetapi kita hampir tidak melihatnya.

Dari cliffhanger edisi lalu hingga sampul edisi ini, janjinya adalah fokus pada Verity. Namun, kita nyaris tidak melihatnya.

A
Tim Redaksi
Penulis: Albert Affandie
📰 Update Terbaru