⌂ Beranda News 4 Novel Dystopia yang Layak Diadaptasi, Salah Satunya Sudah Dibatalkan

4 Novel Dystopia yang Layak Diadaptasi, Salah Satunya Sudah Dibatalkan

4 Novel Dystopia yang Layak Diadaptasi, Salah Satunya Sudah Dibatalkan
Ilustrasi: 4 Novel Dystopia yang Layak Diadaptasi, Salah Satunya Sudah Dibatalkan
A A Ukuran Teks16px

Era 2010-an menjadi masa kejayaan film-film dystopia, dan sebagian besar merupakan adaptasi dari novel. Namun, hanya sedikit yang benar-benar dikenang.

Kini, genre ini perlahan bangkit kembali dengan adaptasi serial Shatter Me, film The Hunger Games baru, dan Klara and the Sun yang akan tayang tahun ini.

>>> Film Marvel dengan Rating Terburuk Rilis 11 Tahun Lalu, Gagal Capai Puncak Box Office

Berikut empat novel dystopia yang juga layak mendapat kesempatan untuk diadaptasi.

The Immortal Rules

The Immortal Rules karya Julie Kagawa menawarkan premis yang berbeda dari kebanyakan kisah dystopia.

Ceritanya menggabungkan masyarakat pasca-apokaliptik dengan vampir, mengikuti Allison Sekemoto yang tinggal di pinggiran peradaban yang dikuasai makhluk malam.

Setelah hampir mati, Allison berubah menjadi vampir dan harus berjuang mempertahankan kemanusiaannya di tengah manusia yang diperlakukan sebagai properti.

Adaptasi novel ini berpotensi menampilkan politik vampir, kelompok perlawanan manusia, dan dilema sang protagonis tentang definisi monster.

Legend

Legend karya Marie Lu adalah novel dystopia populer yang belum pernah diadaptasi, padahal ceritanya sangat cocok untuk layar lebar.

Berlatar masyarakat masa depan yang terbagi antara elit dan rakyat miskin, kisah ini mengikuti June, seorang prodigy, dan Day, seorang kriminal buronan.

Keduanya terlibat dalam investigasi setelah Day dituduh membunuh saudara June.

>>> Kembalinya Final Girl Legendaris yang Menghidupkan Kembali Waralaba Horor

Adaptasi Legend bisa menjadi perpaduan thriller politik, fiksi ilmiah, dan aksi dengan dinamika dua karakter yang saling berhadapan.

Unwind

Unwind karya Neal Shusterman mungkin salah satu cerita paling sulit diadaptasi, tetapi justru paling layak mendapat kesempatan.

Di masa depan, setelah perang saudara, remaja dapat dikirim melalui proses 'unwinding' di mana tubuh mereka digunakan untuk transplantasi.

Kisah ini mengikuti Connor, Risa, dan Lev yang melarikan diri dari nasib tersebut dan mengungkap kengerian sistem itu.

Buku ini tidak hanya mengandalkan premis ekstrem, tetapi juga membahas kontrol sosial, etika, agama, dan politik.

Adaptasi Unwind harus hati-hati agar tidak menjadi sekadar cerita pelarian, seperti yang terjadi pada Elysium.

Red Rising

Red Rising karya Pierce Brown sebenarnya sudah dalam pengembangan sebagai serial, tetapi dibatalkan di tahap awal.

Ceritanya berlatar masa depan di mana manusia telah menjajah tata surya dan membentuk masyarakat kasta, dengan Gold sebagai penguasa.

>>> Cheers Masih Jadi Sitkom Terbaik, 33 Tahun Setelah Tamat

Novel ini menggabungkan kisah personal dengan skala besar, menjadikannya kandidat kuat untuk adaptasi.

A
Tim Redaksi
Penulis: Albert Affandie
📰 Update Terbaru