Hampir tiga dekade lalu, salah satu final girl paling ikonik dalam sejarah film horor menghidupkan kembali waralaba slasher.
Dua puluh tahun kemudian, ia kembali melakukannya dalam reboot kedua.
>>> Cheers Masih Jadi Sitkom Terbaik, 33 Tahun Setelah Tamat
Pada akhir 1990-an, genre slasher berada dalam posisi sulit. Subgenre horor ini sempat meledak popularitasnya di awal 1980-an dan menjadi andalan bioskop pada pertengahan dekade tersebut.
Namun, sementara awal 1980-an dipenuhi beragam slasher seperti Madman hingga The Dorm That Dripped Blood, pertengahan 1980-an melihat subgenre ini menyempit pada beberapa waralaba terkenal.
Pada pertengahan 1990-an, rentetan sekuel Halloween, Friday the 13th, dan A Nightmare On Elm Street membuat penonton bosan dengan slasher yang terasa sama.
Kemunculan waralaba Scream membuka era baru slasher meta yang sadar diri.
Film seperti I Know What You Did Last Summer, Urban Legend, Cherry Falls, dan Valentine mencoba meniru kesuksesan karya satir Wes Craven.
Hal ini membuat waralaba slasher tradisional kesulitan mempertahankan relevansi, setidaknya hingga Halloween H20 memperkenalkan sekuel warisan pada 1998.
Halloween H20 Tiba di Bioskop pada 5 Agustus 1998
Pada 5 Agustus 1998, Halloween H20 menyambut kembali Laurie Strode, final girl asli Halloween, untuk pertama kalinya sejak sekuel pertama tahun 1981, Halloween II.
Seperti sekuel Alien pertama, Aliens, kelanjutan yang tertunda ini mengubah korban trauma dari film asli menjadi sosok tangguh.
Namun, sekokoh apa pun Laurie dalam reboot ini, pembunuhan berantai Michael Myers tetap meninggalkan dampak padanya.
Halloween H20 mengungkap bahwa karakter Jamie Lee Curtis telah memalsukan kematiannya untuk menghindari sorotan media setelah peristiwa Halloween II.
>>> 10 Komik Far Side Terbaik yang Terbit pada 1984
Ini memungkinkan film tersebut menghapus sekuel-sekuel lain setelah Halloween II.
Di era ketika monster Universal pun sering di-reboot, strategi ini mungkin tidak tampak inovatif. Namun, Halloween H20 adalah reboot slasher pertama yang memelopori pendekatan sekuel warisan.