⌂ Beranda News Film Marvel dengan Rating Terburuk Rilis 11 Tahun Lalu, Gagal Capai Puncak Box Office

Film Marvel dengan Rating Terburuk Rilis 11 Tahun Lalu, Gagal Capai Puncak Box Office

Film Marvel dengan Rating Terburuk Rilis 11 Tahun Lalu, Gagal Capai Puncak Box Office
Ilustrasi: Film Marvel dengan Rating Terburuk Rilis 11 Tahun Lalu, Gagal Capai Puncak Box Office
A A Ukuran Teks16px

Sebelas tahun lalu, tepatnya 7 Agustus 2015, 20th Century Fox merilis reboot Fantastic Four yang ditolak hampir semua kritikus dan penonton.

Film ini hingga kini masih memegang rekor sebagai film Marvel dengan ulasan terburuk.

>>> Kembalinya Final Girl Legendaris yang Menghidupkan Kembali Waralaba Horor

Disutradarai Josh Trank, film ini mengikuti kisah asal-usul empat pahlawan super yang mendapatkan kekuatan setelah perjalanan ke dimensi alternatif yang gagal.

Nada ceritanya lebih mirip horor fiksi ilmiah daripada petualangan superhero.

Dengan anggaran produksi sekitar $120 juta, film ini hanya meraup $25,7 juta di dalam negeri pada akhir pekan pembuka.

Angka tersebut menempatkannya di posisi kedua, kalah dari Mission: Impossible – Rogue Nation yang sudah tayang pekan kedua.

Total pendapatan domestik Fantastic Four hanya $56,1 juta, dan di seluruh dunia sekitar $167,8 juta. Fox diperkirakan merugi $80-100 juta setelah menghitung biaya pemasaran.

Di Rotten Tomatoes, film ini hanya mendapat skor 9% dari kritikus, dan Metacritic memberinya 27 dari 100.

Angka tersebut bahkan lebih buruk dari film Ghost Rider yang dibintangi Nicolas Cage.

Akibatnya, sekuel yang direncanakan untuk 2017 langsung dibatalkan. Fox tidak pernah lagi mencoba me-reboot franchise ini.

Mengapa Fantastic Four 2015 Begitu Dibenci?

Film ini menghabiskan babak awal untuk mendalami konsekuensi kecelakaan yang memberi kekuatan pada para pahlawan. Fokusnya pada tes medis dan tindakan pemerintah yang memisahkan tim.

Karena daya tarik utama Fantastic Four adalah hubungan kekeluargaan, terasa aneh jika reboot ini menolak menyatukan tim hingga bagian akhir.

Alih-alih membangun klimaks yang memuaskan, dua puluh menit terakhir tiba-tiba memperkenalkan transformasi Doom (Toby Kebbell), pertarungan di lanskap asing, dan montase terburu-buru.

Victor Von Doom juga hampir tidak mendapat waktu layar sebelum menjadi ancaman dunia. Motivasinya tidak pernah dijelaskan selain kebencian umum terhadap Reed dan pemerintah AS.

Ketiadaan motivasi itu menghapus rivalitas pribadi antara Reed (Miles Teller) dan Doom yang selalu menjadi inti karakter di komik.

A
Tim Redaksi
Penulis: Albert Affandie
📰 Update Terbaru