⌂ Beranda News GTA 6: Keheningan Rockstar Memicu Masalah Besar yang Harus Diatasi

GTA 6: Keheningan Rockstar Memicu Masalah Besar yang Harus Diatasi

GTA 6: Keheningan Rockstar Memicu Masalah Besar yang Harus Diatasi
Ilustrasi: GTA 6: Keheningan Rockstar Memicu Masalah Besar yang Harus Diatasi
A A Ukuran Teks16px

Grand Theft Auto VI menjadi salah satu game paling dinanti tahun ini. Popularitas seri ini membuat hype-nya melampaui banyak game lain.

Namun, perhatian besar ini punya sisi negatif. Banyak kreator eksternal mencoba menumpang ketenaran game dengan membuat 'pratinjau' palsu.

>>> 10 Tahun Berlalu, Warisan The Promised Neverland Masih Ternoda oleh Anime yang Gagal

Termasuk konten buatan AI yang beredar di media sosial, yang diklaim sebagai cuplikan game. Akibatnya, pemain frustrasi karena minimnya rilis resmi dan berpotensi tertipu konten palsu.

Strategi lama Rockstar yang menahan pratinjau mungkin dulu efektif. Namun, cara itu tidak lagi cocok di era modern.

Strategi Lama yang Gagal di Era Media Sosial

Rockstar selalu mengandalkan reputasi untuk menjual game dengan sedikit pratinjau. Popularitas GTA dan Red Dead membuat game mereka laris tanpa banyak bocoran.

Dulu, pendekatan 'less is more' adalah aset. Pemain dibuat penasaran dengan alur cerita yang dijaga rapat.

Namun, kondisi berubah sejak GTA V rilis. GTA VI kini berhadapan dengan ruang online yang sangat berbeda.

Di era media sosial dan AI, orang bisa membuat video dan gambar palsu dari game. Eurogamer melaporkan, konten semacam itu telah ditonton jutaan kali di Instagram dan TikTok.

Salah satu video dari akun Nexifygaming diklaim sebagai cuplikan game, tapi ada salah ejaan dan pengulangan suara yang menandakan buatan AI.

Video itu ditonton lebih dari 1 juta kali dalam lima pekan, dengan komentar yang mengkritik kualitas AI.

>>> Kreator Fairy Tail Bocorkan Sedang Siapkan Karya Baru

GTA VI memang sudah merilis beberapa trailer berkualitas, tapi gameplay asli masih minim diungkap jelang rilis November. Hal ini membuat pemain semakin cemas dan mudah tertipu konten eksternal.

Rockstar sudah menarik beberapa video dengan DMCA, tapi masih banyak yang beredar dan ditonton jutaan kali. Penahanan konten yang dulu efektif kini tidak cukup.

Rockstar Perlu Ubah Cara Beriklan

A
Tim Redaksi
Penulis: Albert Affandie
📰 Update Terbaru