Christopher Nolan akhirnya merilis adaptasi epik Homer, The Odyssey, dan film tersebut langsung menjadi perbincangan. Namun, di balik kemegahan mitologi Yunani, Nolan menyelipkan dua sekuens yang murni horor.
Para penonton datang dengan ekspektasi menyaksikan petualangan mitologis yang megah.
>>> 5 Anime Shonen Hampir Sempurna yang Dirusak Akhir Ceritanya
Nolan memang menyajikan lautan yang luas dan menakutkan, tetapi seiring perjalanan, suasana berubah drastis menjadi horor yang mencekam.
Adegan Cyclops: Horor Survival yang Mencekam
Saat Odysseus dan krunya tiba di gua Cyclops, suasana bukan seperti petualangan fantasi, melainkan jebakan maut.
Nolan syuting di Gua Psychro di Kreta, yang diyakini sebagai tempat kelahiran Zeus.
Monster Polyphemus muncul dalam keheningan total. Setiap sudut gelap terasa berbahaya, dan para kru bukan lagi prajurit pemberani, melainkan mangsa.
Skor musik berubah dari orkestra megah menjadi dentuman logam primitif yang menggetarkan dada. Nolan menghilangkan semua kepahlawanan dan menggantinya dengan kepanikan murni, keterkurungan, dan ketidakberdayaan.
Adegan ini terasa seperti The Descent, di mana setiap bayangan menyembunyikan ancaman mematikan. Sekuens ini membuktikan Nolan menguasai horor survival.
Adegan Circe: Body Horror yang Visceral
Sekuens Circe membawa horor ke level lebih dalam. Sang penyihir mengubah anak buah Odysseus menjadi babi, tetapi tanpa sentuhan kartun.
Circe membentuk daging para pria dengan tangannya, meremukkan tengkorak dan mematahkan tulang seperti tanah liat basah. Yang mengerikan, para pria masih sadar akan apa yang terjadi pada mereka.
Adegan ini mengingatkan pada mutasi daging ala David Cronenberg. Namun, horor tidak hanya fisik, melainkan juga psikologis.
Samantha Morton sebagai Circe menyampaikan dialog yang menusuk.
>>> PS5 Pro: Assassin's Creed Black Flag Resynced Dipuji sebagai Salah Satu Game Terindah
Ia menjelaskan bahwa ia tidak mengutuk para pria, melainkan mengungkapkan sifat babi yang sudah ada di dalam diri mereka.
Ia juga menantang Odysseus atas kekejamannya yang licik. Penampilan Morton menjadi salah satu yang terbaik dalam film ini.