Video game, menurut Hawes, bukanlah medium pasif, melainkan medium aktif. Inilah yang membuatnya Yakuza begitu terhubung dengan para pemainnya.
Dalam proses penggarapan, Hawes berupaya memberikan pengalaman yang sangat personal kepada pemain. Ia ingin setiap game berkesan sekaligus otentik, terutama dalam menerjemahkan nuansa Jepang ke dalam bahasa Inggris.
Hawes mendorong pemain untuk benar-benar tenggelam dalam permainan dan mendengarkan dialog sepenuhnya, bukan hanya membacanya dengan cepat. Ia ingin pemain merasa terhubung dengan game tersebut.
Untuk mencapai ini, timnya seringkali memainkan performa asli dalam bahasa Jepang untuk memahami karakter.
Kemudian, mereka memberikan kebebasan kepada aktor untuk mengeksplorasi berbagai variasi dialog, sebelum akhirnya memutuskan pilihan terbaik berdasarkan konteks dan tingkat urgensi dalam permainan.
Hawes, yang juga dikenal atas karyanya di Genshin Impact, menekankan pentingnya menghargai cerita di jantung setiap game.
Baginya, karakter-karakter tersebut tidak akan ada tanpa cerita yang mendasarinya, dan ada alasan kuat mengapa cerita itu harus disampaikan.
Arah suara Hawes dapat didengar dalam Yakuza 0: Director's Cut, Like a Dragon: Pirate Yakuza in Hawaii, dan Genshin Impact, di antara judul-judul lainnya.
>>> Update Terbaru Serial Steven Universe: Fokus pada Karakter Lars
Ia juga aktif sebagai penampil dalam beberapa proyek.