Selama lebih dari dua dekade, Call of Duty telah menghadirkan peta multipemain yang ikonik.
Namun, tidak semua peta berhasil mencapai standar tersebut, beberapa justru terkenal karena alasan yang salah.
>>> Strategi Sukses House of the Dragon dan A Knight of the Seven Kingdoms
Peta-peta ini sering kali memperlambat tempo permainan, menghargai pemain yang bersembunyi (camping) daripada yang agresif, atau memiliki tata letak yang membuat frustrasi dan jarang menghasilkan pertandingan yang menyenangkan.
Peta-peta yang Dibenci Pemain Call of Duty
Downturn, dari Call of Duty: Modern Warfare 3 (2011), adalah salah satu peta yang kesulitan menemukan penggemarnya meskipun memiliki visual yang mengesankan.
Area tengah yang ramai dengan kendaraan dan puing-puing memecah garis pandang secara canggung dan menciptakan banyak tempat persembunyian, mendorong pemain untuk bergerak hati-hati.
Euphrates Bridge dalam Call of Duty: Modern Warfare (2019) menunjukkan mengapa desain tradisional tiga jalur begitu sukses.
Jembatan besar di tengah mendominasi setiap pertandingan, memberikan keuntungan besar bagi yang menguasainya.
Area terbuka di sekitar jembatan minim perlindungan, membuat pergerakan berisiko sejak awal pertandingan dan sering kali membuat tim yang tertinggal sulit bangkit.
>>> Dub Bahasa Inggris Anime "The Angel Next Door" Tayang Perdana Setelah 3 Tahun
Gustav Cannon dari Call of Duty: WWII, meskipun unik secara visual dengan meriam kereta api raksasa, menderita masalah gameplay yang signifikan.
Meriam tersebut menjadi titik fokus sekaligus tempat berlindung ideal bagi sniper, sementara area terbuka di sekitarnya membuat pemain rentan saat bergerak.
Piccadilly, yang terinspirasi dari Piccadilly Circus di London, menciptakan gameplay yang membuat frustrasi karena realisme yang berlebihan.
Keluhan utama adalah spawn trapping, di mana tim dapat menguasai jalur keluar sehingga lawan sulit melarikan diri, ditambah tempat persembunyian dan garis pandang yang membingungkan.
Stonehaven dari Call of Duty: Ghosts secara konsisten dianggap sebagai peta terburuk dalam sejarah Call of Duty.
>>> Film Anime 'A Silent Voice' Rilis Ulang Edisi SteelBook di AS
Ukuran peta yang besar dan tata letak yang membingungkan sering kali membuat pemain merasa tersesat dan pertandingan menjadi lambat serta tidak menyenangkan.
