Odysseus menyadari bahwa Kuda Troya-nya sebenarnya adalah katalisator keruntuhan yang meninggalkan Roma dalam reruntuhan dan memicu "Abad Kegelapan", di mana segala sesuatu yang dimaksudkan Hukum Zeus untuk dilestarikan lenyap dari dunia.
Odysseus "diampuni" oleh Athena (Zendaya), yang muncul untuk mendengar pengakuannya kepada Penelope dalam wujud seorang pendeta wanita tak berdosa yang dibunuh anak buahnya.
Dewi itu membenarkan pengamatan Odysseus tentang pergeseran zaman dengan ekspresi sedih di wajahnya.
Nolan mengambil mitos kuno itu dan menerapkannya kembali sebagai peringatan keras untuk masa kini: bahwa ketika konsep dasar kesopanan dan komunitas diabaikan atau dikhianati, keruntuhan dunia yang "beradab" tidak akan lama lagi.
Pada akhirnya, Odysseus membunuh para pelamar di rumahnya, dan dengan demikian harus menerima pengasingan karena semakin melanggar Hukum Zeus.
Renungan terakhirnya, dan poin tematik utama The Odyssey, adalah bahwa ada kalanya dunia tergelincir ke dalam kebiadaban; ketika aturan dan kebiasaan beradab serta kesopanan dasar antar manusia runtuh, dan dunia tergelincir ke dalam abad kegelapan, tetapi cahaya dan akal budi pasti akan bangkit kembali.
Pesan ini dimaksudkan untuk diperkuat oleh perjalanan berat Odysseus dan keyakinan yang membawanya pulang, tetapi itu terserah pada masing-masing penonton untuk memutuskannya sendiri.
>>> Rainbow Rowell Kembali ke Runaways untuk What If...? One-Shot
The Odyssey kini sedang tayang di bioskop.