⌂ Beranda News Itoshi Sae: Gelandang Jenius Blue Lock dengan Teknik Sempurna

Itoshi Sae: Gelandang Jenius Blue Lock dengan Teknik Sempurna

Itoshi Sae: Gelandang Jenius Blue Lock dengan Teknik Sempurna
Ilustrasi: Itoshi Sae: Gelandang Jenius Blue Lock dengan Teknik Sempurna
A A Ukuran Teks16px

Manga dan anime Blue Lock terus memikat penggemar dengan karakter-karakternya yang unik, salah satunya adalah Itoshi Sae.

Ia dikenal sebagai gelandang dengan kemampuan luar biasa dan kepribadian yang kompleks.

>>> 7 Rekomendasi Anime Sepak Bola Selain Blue Lock, dari Klasik hingga Realistis

Blue Lock sendiri merupakan serial manga olahraga yang sukses, dianggap sebagai penerus legenda Captain Tsubasa, dan telah mendapatkan lisensi resmi di Indonesia sejak 2018.

Sinopsis Blue Lock berpusat pada proyek revolusioner untuk menciptakan penyerang super bagi tim nasional Jepang yang sedang kesulitan.

Yoichi Isagi menjadi protagonis yang terpilih dalam fasilitas terpencil ini, menghadapi persaingan ekstrem demi menjadi yang terbaik.

Profil Lengkap Itoshi Sae

Itoshi Sae lahir pada 10 Oktober dengan golongan darah A dan tinggi 180 cm.

Ia adalah kakak kandung dari Itoshi Rin, yang juga merupakan pemain berbakat dalam serial ini.

Memiliki nama lengkap Itoshi Sae (糸師 冴), ia berprofesi sebagai pemain sepak bola.

Sae pernah tergabung dalam tim New Generation World XI, Re Al (Youth), dan Japan U-20, dengan nomor punggung 10 di posisi gelandang.

Kemampuan utamanya meliputi teknik 'Perfect Kick', dribbling lincah, refleks cepat, dan visi tajam yang dikenal sebagai 'Meta Vision'.

Kepribadian Sae digambarkan dingin, tegas, serius, arogan, dan ambisius.

>>> Silo Raih 500 Hari di Top 10 Apple TV Meski Musim Ketiga Tuai Kritik

Ia debut di manga pada Chapter 4 dan di anime pada Episode 2, dengan pengisi suara Takahiro Sakurai.

Fakta Menarik Itoshi Sae

Hubungan Sae dengan adiknya, Itoshi Rin, terbilang rumit karena perbedaan pandangan mereka dalam bermain sepak bola, meskipun keduanya sama-sama menyukai olahraga ini.

Sae memiliki pembawaan yang dingin dan terkadang sombong, namun ia sangat fokus dalam mengejar tujuannya di dunia sepak bola.

Meskipun berasal dari Jepang, Sae memandang sepak bola negaranya sangat buruk, baik dari sisi organisasi maupun kualitas pemain.

Hal ini membuatnya memilih bermain di Eropa daripada untuk tim nasional Jepang.

Namun, Sae memiliki pandangan berbeda terhadap Yoichi Isagi.

Ia mengakui potensi Isagi sebagai pemain yang dapat membawa perubahan positif bagi sepak bola Jepang di masa depan.

Transformasi Sae dari calon striker menjadi gelandang terjadi setelah ia merasakan profesionalisme di Eropa dan menyadari kelemahan sepak bola Jepang.

Secara fisik, Sae digambarkan tinggi dengan rambut merah muda atau merah kecokelatan, mata hijau, dan bulu mata panjang.

>>> The Hawk: Komedi Netflix yang Mempertemukan Happy Gilmore dan Will Ferrell

Penampilannya seringkali ikonik dengan jersey Jepang U-20 nomor 10.

A
Tim Redaksi
Penulis: Albert Affandie
📰 Update Terbaru