Pada akhir 1990-an, genre fantasi mengalami kebangkitan yang menghadirkan kembali legenda seperti Raja Arthur, Merlin, naga, dan ksatria abad pertengahan.
Sam Neill, yang namanya melambung setelah Jurassic Park, menjadi pilihan tepat untuk membintangi proyek tersebut.
>>> Lin-Manuel Miranda Ungkap Tawaran Jadi Penjahat Spider-Man Pertama di MCU
Serial mini dua bagian berjudul Merlin yang tayang pada 1998 ini menyajikan salah satu akhir cerita terbaik dalam sejarah televisi fantasi.
Merlin Menempatkan Penyihir sebagai Bintang Legenda Arthurian
Diproduksi oleh Hallmark pada 1998, Merlin menjadi salah satu acara TV terbesar dekade itu dan memberi Sam Neill salah satu peran terbaiknya setelah Dr. Alan Grant.
Serial ini mengisahkan legenda Arthurian dari sudut pandang sang penyihir, yang menjadi daya tarik utama.
Cerita dimulai dengan penciptaan supernatural Merlin oleh penyihir gelap Ratu Mab, lalu ia dibesarkan oleh bibinya yang seorang penganut Kristen.
Setelah secara tidak sengaja menggunakan sihir untuk menyelamatkan Nimue, Merlin jatuh cinta padanya dan mulai mencari tahu asal-usulnya.
Dikirim ke Mab untuk belajar sihir, Merlin akhirnya meninggalkan sang ratu setelah ia membunuh bibinya.
Ia kemudian membantu Uther menjadi raja dan menjadi penasihatnya, meskipun harus menyamar untuk membantu Uther menikahi Igraine.
Bagian kedua berfokus pada bimbingan Merlin terhadap putra Uther, Arthur, serta kedatangan Morgan le Fay yang melahirkan Mordred.
Dengan perang yang mengancam, Merlin kembali bertindak untuk terakhir kalinya.
Akhir yang Sempurna untuk Kisah Fantasi
Setelah mengalahkan Ratu Mab, Merlin hidup tua dan sendirian di dunia yang hampir kehilangan sihir, mencari nafkah dengan berbagi cerita.
>>> Kartu Mew Tidur dari Pokemon TCG 30th Celebration Berpotensi Saingi Bubble Mew
Ia kemudian bertemu kembali dengan Nimue yang telah bebas dari kurungan Mab.
Meskipun terpisah waktu, mereka bersatu kembali dengan penuh kebahagiaan.
Sebelum kisah berakhir, Merlin menggunakan sisa sihirnya untuk mengembalikan masa muda mereka berdua.
Ia berkata, "Tidak ada lagi. Itulah akhir dari sihir," dan mereka berjalan menuju rumah Nimue dengan gembira.
Akhir cerita ini menjadi bukti indahnya kisah cinta yang menjadi jantung serial mini Hallmark tersebut.
Dengan menggunakan sihir terakhirnya demi cinta sejati, Merlin menunjukkan bahwa legenda berakhir dengan cara yang manusiawi dan romantis.
Adegan ini semakin diperkuat oleh skor musik Trevor Jones yang indah.
Sam Neill Sempurna sebagai Merlin
Berbagai aktor telah memerankan Merlin, masing-masing dengan interpretasi unik.
Namun, Sam Neill menonjol sebagai versi terbaik berkat kemampuannya menampilkan berbagai emosi, dari cinta yang lembut hingga frustrasi dan kebencian.
Meskipun tidak sepenuhnya akurat secara mitologis, serial ini memilih fokus pada kisah yang lebih manusiawi dan emosional.
>>> Kode Sakura Stand Juli 2026 Terbaru, Aktif dan Cara Redeem
Penampilan Neill begitu brilian sehingga terasa seperti berasal dari adaptasi Shakespeare.
