Dalam episode keempat Musim 3 House of the Dragon, berjudul "Tumbleton," Ormund Hightower menunjukkan sisi gelapnya dengan memerintahkan salah satu prajuritnya untuk 'gelded' atau dikebiri.
Perintah ini muncul setelah seorang prajurit bernama Garrick mencoba menyerang Kat, istri Hugh the Hammer, dan malah melukai saudara iparnya, Leo.
Arti 'Gelded' dan Konteksnya di Westeros
Secara harfiah, 'gelded' berarti dikebiri, sebuah istilah yang umumnya diterapkan pada kuda untuk membuatnya lebih jinak dan mudah dilatih.
Di Westeros, tindakan kastrasi telah digunakan sebagai hukuman untuk berbagai kejahatan, termasuk pemerkosaan dan perbudakan.
Karakter seperti Varys dan tentara Unsullied dalam Game of Thrones juga mengalami hal serupa.
Meskipun tidak tercatat dalam buku 'Fire & Blood' karya George R. R.
Martin bahwa Ormund pernah melakukan ini, hukuman tersebut menunjukkan kekejaman yang ekstrem.
Manipulasi Ormund Hightower
Perintah Ormund untuk mengebiri Garrick awalnya tampak sebagai tindakan keadilan untuk melindungi penduduk Tumbleton.
Ini menciptakan citra Ormund sebagai pemimpin yang adil dan dapat dipercaya, kontras dengan penggambaran Rhaenyra.
Namun, tindakan ini hanyalah bagian dari rencana besarnya. Di akhir episode terungkap bahwa Ormund sebenarnya telah menawan Leo dan memaksa Pangeran Daeron untuk membunuhnya.
Tujuannya adalah menjadikan Daeron sebagai raja baru, meskipun ia lebih muda dari Aegon dan Aemond Targaryen. Ormund ingin mengendalikan Daeron dan menggunakan posisinya untuk menguasai Tujuh Kerajaan.
Perubahan karakter Ormund di serial ini menjadikannya penjahat utama Musim 3. Kombinasi kecerdasan taktis Tywin Lannister dengan kekejaman sadis Ramsay Bolton menjadikannya ancaman yang signifikan bagi Rhaenyra.