Tim yang lebih kecil berarti beban kerja lebih berat dan jam kerja lebih panjang bagi yang tersisa. Tekanan untuk mengerjakan The Elder Scrolls 6 semakin besar.
Meskipun Bethesda tidak menghadapi risiko penutupan seperti studio lain, dampak PHK menempatkan mereka dalam posisi paling tidak menguntungkan untuk mengerjakan game sebesar ini.
Intervensi Manajemen dan Masa Depan yang Tidak Pasti
Xbox menyatakan akan lebih fokus pada seri andalan seperti The Elder Scrolls dan Minecraft. Namun, perhatian manajemen yang lebih besar justru bisa menjadi masalah.
Campur tangan berlebihan dapat menyebabkan tuntutan yang memperlambat pengembangan. Game juga berisiko mengutamakan layanan live atau fitur mikrotransaksi yang tidak sesuai dengan identitas seri.
Berapa pun sumber daya yang diberikan Xbox, ukuran studio Bethesda yang lebih kecil akan tetap menjadi faktor.
Jam kerja 60-80 jam per minggu dan crunch bisa menjadi tidak terhindarkan.
Akibatnya, game bisa dirilis dalam keadaan belum selesai dan menuai reaksi negatif, seperti yang dialami Cyberpunk 2077. Ekspektasi penggemar yang sangat tinggi juga bisa menimbulkan konflik internal.
Skenario terbaik adalah Xbox memberikan anggaran lebih besar untuk mengembangkan penerus Skyrim yang layak. Namun, kenyataannya PHK dan penundaan menempatkan studio dalam posisi sulit.
>>> Serial Drama Apple TV+ 'Shrinking' Raih Pencapaian Streaming Besar
Dengan kabar bahwa The Elder Scrolls 6 masih jauh dari harapan, Bethesda kemungkinan akan menghadapi tahun-tahun penuh perjuangan ke depannya.