DC Comics dikenal dengan pahlawan supernya, tetapi kualitas pahlawan juga diukur dari musuh yang mereka hadapi.
Penjahat DC sangat beragam, mulai dari monster pemakan alam semesta hingga preman jalanan yang hanya ingin mencari uang sewa.
>>> Game Xbox Terbaru Dipastikan Siap Main di Steam Deck
Penjahat kelas A seperti Joker, Lex Luthor, dan Reverse-Flash memang ikonik, tetapi penjahat kelas B seringkali lebih menarik.
Mereka memiliki ruang untuk berkembang dan sering mendapatkan kesempatan untuk berubah menjadi lebih baik.
Berikut adalah lima penjahat kelas B DC yang mendapatkan penebusan yang layak, berubah dari nol menjadi pahlawan.
5. Star Sapphire
Green Lantern memiliki banyak musuh kuat, tetapi Hal Jordan menemui tandingannya saat melawan Star Sapphire.
Awalnya, Star Sapphire adalah Carol Ferris, kekasih Hal, yang dirasuki oleh kekuatan Star Sapphire dan mendapatkan kemampuan setara dengan cincin Green Lantern.
Kepribadiannya berubah total saat menggunakan kekuatan itu, menjadi terobsesi dengan Hal. Bertahun-tahun kemudian, terungkap bahwa Star Sapphire ditenagai oleh cahaya ungu cinta.
Saat Perang Cahaya dimulai, ia bergabung melawan Black Lanterns.
Carol menjadi penjahat adalah plot yang menarik, dan membiarkannya menjadi setara dengan Hal adalah perubahan sempurna dalam hubungan mereka.
Ia bahkan pernah bergabung dengan Justice League, menunjukkan betapa tangguhnya ia sejak mengendalikan kekuatannya.
4. Black Adam
Dahulu kala, Penyihir Shazam akan memberikan kekuatannya kepada Adam dan Aman, tetapi Adam diam-diam membunuh sepupunya dan mengambil kekuatan itu untuk dirinya sendiri.
Ia menjadi Mighty Adam, pelindung Kahndaq kuno dan sekutu Pangeran Khufu (calon Hawkman) serta Lord of Order Nabu.
Akhirnya, ia terlempar ke luar angkasa dan kembali ribuan tahun kemudian sebagai penjahat, bertarung melawan kapten Marvel.
Ia bergabung dengan Justice Society di awal 2000-an dan menjadi anti-hero yang memerangi kejahatan dengan cara ekstrem.
Black Adam menjadi favorit penggemar dengan beberapa seri solo. Meskipun filmnya gagal, ia tetap menjadi anti-hero/anti-villain yang dicintai.
