Thor baru muncul di edisi sebelumnya dan merupakan sintesis lain dari sensibilitas Kirby dan Lee.
Ada latar fiksi ilmiah/fantasi Asgard yang liar, dengan Kirby melihat mitologi Nordik melalui mata fiksi ilmiah modern.
>>> Peringkat Anggota Akatsuki dari yang Terburuk hingga Terbaik
Sementara itu, Lee menambahkan drama, kecerobohan Thor, kebombastisan Odin, dan sudut pandang Donald Blake—dewa petir yang dipaksa menjadi manusia untuk belajar kerendahan hati.
Penampilan Kedua Thor yang Memukau
Journey Into Mystery #84 menampilkan penampilan pertama salah satu musuh awal Thor, Executioner.
Namun, ini bukan Skurge, melainkan seorang manusia, pemimpin komunis yang mencoba memastikan negaranya, San Diablo, bergabung dengan Soviet—pertempuran yang tidak ia selamatkan.
Ini adalah cerita Perang Dingin klasik Lee, menggunakan isu-isu masa kini untuk memberikan petualangan luar biasa kepada pembaca.
Thor adalah salah satu pahlawan terkuat Marvel, dan Kirby menjadi liar dengan kekuatannya dalam edisi ini, memberikan adegan aksi yang digambar dengan indah.
Cerita ini menunjukkan bagaimana dewa petir bisa digunakan dalam latar kontemporer, dengan aksi brilian Kirby bercampur dengan karya karakter ahli Lee.
Meskipun dibaca sekarang terasa ditujukan untuk pembaca yang lebih muda dan sederhana, ada begitu banyak hal dalam buku ini yang mengesankan.
Stan Lee dan Jack Kirby adalah dua kreator terpenting dalam sejarah medium.
Kirby telah menciptakan ikon hampir selama ia bekerja di industri, mengembangkan gaya unik pada komik monster Marvel yang membuatnya menjadi salah satu kreator paling dicintai.
Sementara itu, Lee adalah juru bicara Marvel yang menciptakan mitos perusahaan di tahun 1960-an, dengan kandang bakat liar, dan menjadi pendukung terbesar mereka.
Meskipun ada perdebatan tentang siapa yang lebih penting, kebenarannya adalah tidak akan ada semua ini tanpa cara mereka menyatu.
Journey Into Mystery #84 adalah potret sempurna dari kekuatan mereka.
Karya awal Lee/Kirby berada di level lain, dan edisi khusus ini berasal dari akhir tahun pertama mereka bersama menciptakan alam semesta pahlawan super baru.
Ini belum sempurna—cerita Thor yang membumi ini tidak terlalu memanfaatkan fiksi ilmiah/fantasi aneh yang menjadi ciri khas karya Lee/Kirby.
Cerita ini bisa saja diceritakan di Tales to Astonish, tempat petualangan Iron Man melawan komunis berada.
>>> Spider-Man: Brand New Day Akan Referensi Tobey Maguire dan Andrew Garfield
Namun, yang membuatnya luar biasa adalah cara dua sensibilitas yang sangat berbeda bersatu. Ini adalah contoh sempurna dari kegilaan Silver Age Marvel dengan cara terbaik.