Film ini berpusat pada Timon dan Pumbaa, sebuah pilihan yang bisa dimaklumi.
Film ini kembali ke peristiwa Lion King orisinal dari sudut pandang mereka, dan sama menghiburnya seperti yang diharapkan.
Film ini dibangun di atas kesuksesan pendahulunya sambil menambahkan komentar dan komedi baru.
Film ini memberikan lapisan baru pada dua karakternya yang terbaik, membuktikan bahwa mereka lebih dari sekadar pelawak.
The Lion King 1 1/2 juga diuntungkan oleh beberapa lagu baru yang menarik, yang terbukti lebih berkesan daripada kebanyakan lagu dari sekuel langsung ke video Disney lainnya.
Meskipun jauh dari film yang sempurna, tidak mengherankan jika film ini dianggap sebagai salah satu sekuel yang lebih baik dari studio tersebut.
>>> Kisah House of the Dragon Season 3 Diperluas dalam Game of Thrones: Dragonfire
Beberapa orang bahkan lebih memilihnya daripada sekuel Lion King yang sebenarnya, The Lion King II: Simba’s Pride.