⌂ Beranda › News › The Mummy Versi Horor Lee Cronin Jadi Film Paling Banyak Ditonton di HBO Max
News

The Mummy Versi Horor Lee Cronin Jadi Film Paling Banyak Ditonton di HBO Max

Poster film Lee Cronin's The Mummy
A A Ukuran Teks16px

Lee Cronin's The Mummy, film horor reimajinasi dari monster klasik Universal, langsung mendominasi platform streaming HBO Max.

Tayang perdana pada 3 Juli 2026, film ini hanya butuh satu hari untuk menjadi tayangan paling banyak ditonton di seluruh dunia.

Berdasarkan data FlixPatrol, The Mummy meraih 25 posisi nomor satu di berbagai negara pada hari pertama.

Pada 5 Juli, jumlahnya meningkat lebih dari dua kali lipat menjadi 56 negara, termasuk Inggris, Amerika Serikat, dan Australia.

Kesuksesan Komersial di Tengah Ulasan Beragam

Meskipun menuai ulasan beragam dari kritikus, film ini sukses secara komersial dengan pendapatan global mencapai USD 90,6 juta.

Angka tersebut jauh melampaui biaya produksi yang hanya USD 22 juta.

Di Rotten Tomatoes, kritikus memberi skor 46% (rotten), sementara penonton memberikan nilai 72% pada Popcornmeter.

Film ini juga akan dirilis dalam format fisik 4K UHD, Blu-ray, dan DVD pada 14 Juli 2026.

Kisah Berbeda dari Versi Brendan Fraser

Lee Cronin's The Mummy mengisahkan seorang jurnalis yang putrinya hilang di padang pasir tanpa jejak.

Delapan tahun kemudian, sang putri kembali secara misterius, namun pertemuan kembali yang bahagia berubah menjadi mimpi buruk.

Film ini dibintangi Jack Reynor, Laia Costa, May Calamawy, Natalie Grace, dan Verónica Falcón.

Produser James Wan menegaskan bahwa film ini berbeda dari seri The Mummy yang dibintangi Brendan Fraser.

Wan mengatakan kepada CBR, "Kami ingin spesifik bahwa ini bukan film mumi yang lain. Film kami berfokus pada horor dan kembali ke akar aslinya."

Ia menambahkan bahwa versi Boris Karloff tahun 1930-an adalah film horor, dan mereka ingin membuat tafsiran modern dari karakter tersebut.

Lee Cronin's The Mummy kini dapat disaksikan di HBO Max.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru