⌂ Beranda News 7 Kisah Asal Penjahat Super Terbaik di Luar Marvel dan DC

7 Kisah Asal Penjahat Super Terbaik di Luar Marvel dan DC

7 Kisah Asal Penjahat Super Terbaik di Luar Marvel dan DC
Ilustrasi: 7 Kisah Asal Penjahat Super Terbaik di Luar Marvel dan DC
A A Ukuran Teks16px

Marvel dan DC Comics memang penguasa genre pahlawan super. Namun, bukan berarti hanya mereka yang punya penjahat super dengan kisah asal yang memukau.

Penerbit independen seperti Image Comics, IDW Publishing, dan BOOM! Studios juga melahirkan penjahat-penjahat kejam.

>>> Kode Warna FF Terlengkap, Bikin Profil Kamu jadi Penuh Warna

Kisah mereka sering kali lebih tragis dan mengerikan.

Berikut tujuh penjahat super terbaik dari luar Marvel dan DC, lengkap dengan asal-usul mereka yang paling ikonik.

7. Judge Death

Judge Death adalah musuh bebuyutan Judge Dredd dari komik 2000 AD. Ia berasal dari alam semesta lain dan memutarbalikkan konsep keadilan menjadi sesuatu yang mengerikan.

Sidney De’Ath tumbuh dengan mengagumi ayahnya yang seorang pembunuh berantai. Untuk membunuh tanpa hukuman, ia menjadi Hakim.

Ia kemudian menyerahkan ayahnya sendiri dan mengeksekusinya.

Sidney lalu membunuh siapa pun yang ia anggap pantas, termasuk ibu dan saudarinya. Obsesinya terhadap keadilan dan kematian membawanya bertemu para penyihir Sisters of Death.

Ritual gelap mengubahnya dan tiga hakim lain menjadi monster tak hidup yang disebut Dark Judges.

Judge Death, Fire, Fear, dan Mortis menganggap kehidupan itu sendiri sebagai kejahatan. Mereka membunuh semua orang di dunia mereka, lalu berinvasi ke Bumi paralel.

6. Plutonian

Plutonian dari komik Irredeemable (BOOM! Studios) adalah salah satu versi Superman jahat paling kuat dan kejam.

Makhluk alien bernama Eleos menciptakan Dan Anderson untuk dititipkan pada seorang wanita yang baru kehilangan bayinya.

Wanita itu menjadi gila dan mencoba membunuh Dan yang berkekuatan super, namun gagal. Setelah kematiannya, Dan berpindah-pindah panti asuhan.

Ia akhirnya diadopsi keluarga yang penuh kasih dan menjadi pahlawan super bernama Plutonian.

Tekanan untuk menjadi sempurna, kritik terus-menerus, dan korban massal yang tak sengaja ia sebabkan membuat Plutonian gila. Ia berubah menjadi monster genosidal yang haus akan cinta.

Kisahnya menunjukkan bagaimana isolasi dan kerinduan akan kasih sayang bisa menghancurkan seseorang.

A
Tim Redaksi
Penulis: Albert Affandie
📰 Update Terbaru