Cerita asal-usul traumatis seringkali menjadi ciri khas para pahlawan super.
Namun, beberapa penjahat super DC Comics memiliki kisah tragis yang membuat mereka sama simpatiknya dengan kejahatan yang mereka lakukan.
>>> Naruto Kembali pada 2027 dengan Pertunjukan Panggung Baru
Perkembangan komik membuat karakter penjahat menjadi lebih kompleks.
Di era 1990-an, beberapa kisah asal-usul mengubah pandangan tentang penjahat, menunjukkan bahwa mereka bisa memiliki kedalaman emosional yang setara dengan kekuatan mematikan mereka.
Kisah Asal-Usul Penjahat Super DC Comics
Berikut adalah tujuh kisah asal-usul penjahat super DC Comics terbaik yang membuat para tokoh antagonis menjadi lebih menarik dari sebelumnya.
7. Reverse-Flash
Kisah asal-usul Reverse-Flash tidak membuatnya simpatik, namun menyoroti sifatnya yang picik. Eobard Thawne, berasal dari abad ke-25, menemukan kostum Flash dan mereplikasi kecelakaan yang memberinya kekuatan super.
Dalam retcon pasca-Crisis, ia mengetahui bahwa ia ditakdirkan menjadi musuh terbesar Flash.
Pengetahuan ini menghancurkannya, mendorongnya untuk kembali ke masa lalu dan membunuh ibu Barry Allen, yang secara ironis memicu peristiwa penciptaan Flash.
6. Cheetah
Cheetah, atau Barbara Minerva, adalah salah satu penjahat paling berbahaya bagi Wonder Woman.
Sebagai seorang arkeolog dan pewaris Inggris, ia memimpin ekspedisi ke hutan Afrika untuk mencari dewa tumbuhan Urzkartagan.
Setelah ekspedisinya diserang, ia melakukan pengorbanan darah yang berakibat fatal.
Karena ia bukan seorang perawan, kutukan itu berbalik padanya, mengubahnya menjadi makhluk Cheetah yang buas alih-alih memberinya kekuatan dan kemudaan.
Tragedi ini diperparah karena Minerva dan Diana sebelumnya berteman, menjadikan pengkhianatan ini momen yang mengejutkan.
5. Dex-Starr
Dex-Starr, anggota Red Lantern Corps, dulunya adalah kucing jalanan bernama Dexter. Ia diadopsi oleh seorang wanita penyayang, namun kebahagiaannya berakhir ketika pemiliknya dibunuh di depannya.
Pengalaman traumatis ini, ditambah dengan penolakan polisi dan percobaan penenggelaman, membuatnya menjadi kandidat sempurna bagi cincin Red Lantern yang didorong oleh amarah.
Sebagai satu-satunya anggota Corps yang merupakan hewan, kisah tragisnya memberikan pukulan emosional yang mendalam, dipenuhi dengan kesedihan dan keinginan untuk balas dendam.
