⌂ Beranda News Serial Baru Stranger Things Hadapi Masalah yang Tak Pernah Dialami Seri Aslinya

Serial Baru Stranger Things Hadapi Masalah yang Tak Pernah Dialami Seri Aslinya

Serial Baru Stranger Things Hadapi Masalah yang Tak Pernah Dialami Seri Aslinya
A A Ukuran Teks16px

Tales from '85 sudah memiliki tantangan berat untuk memenangkan hati penggemar seri asli. Fiksasinya pada tema usang yang sama tidak membantu.

Hal ini tidak baik untuk spin-off maupun waralaba Stranger Things secara keseluruhan. Karena latar serial ini adalah tahun 80-an, sulit untuk tidak memanfaatkan nostalgia yang melekat.

Meskipun Tales from '85 dan spin-off masa depan tidak harus terlalu bergantung pada tema tersebut, hal itu tetap menjadi bagian tak terhindarkan dari waralaba.

Jika pemirsa semakin lelah dengan referensi 80-an yang diulang-ulang, serial ini bisa kehilangan pesona yang dulu membuatnya sukses.

Tanggapan Beragam Penggemar

Stranger Things: Tales from '85 mungkin bisa mengatasi kelelahan 80-an, tetapi tetap gagal menarik minat penggemar.

Serial delapan episode ini mendapat rating 63% dari kritikus di Rotten Tomatoes, hanya sedikit di atas ambang 'Fresh'.

Sementara itu, pengguna IMDb memberi rating rata-rata 5,9/10, menunjukkan ulasan yang beragam. Salah satu alasan utama kontroversi adalah keberadaan serial itu sendiri.

Tales from '85 berlatar antara peristiwa Stranger Things 2 dan 3. Karena peristiwanya tidak pernah disebutkan di seri asli, acara ini terasa tidak perlu.

Kisahnya sangat dibatasi oleh narasi keseluruhan, membuat penonton bertanya-tanya mengapa Netflix menceritakan kisah ini selain untuk meraup keuntungan dari waralaba yang sukses.

>>> Serial Fiksi Ilmiah Dark Matter Layak Jadi Pengganti Stargate

Serial ini juga memperkenalkan beberapa lubang plot yang tidak perlu.

Yang paling utama adalah kemunculan karakter baru bernama Nikki Baxter, yang bergabung dengan pemeran ikonik tetapi tidak pernah muncul di seri utama.

Ini menciptakan sakit kepala bagi siapa pun yang mencoba merapikan kanon Stranger Things yang sudah kacau.

Tales from '85 dirilis segera setelah Stranger Things berakhir. Netflix mungkin berharap untuk memanfaatkan gelombang antusiasme baru terhadap waralaba.

Namun, platform itu tidak mengantisipasi reaksi beragam hingga negatif dari penggemar terhadap musim terakhir Stranger Things.

Banyak yang tidak cenderung menikmati spin-off baru sejak awal, memperburuk opini publik bahkan sebelum tayang.

A
Tim Redaksi
Penulis: Albert Affandie
📰 Update Terbaru