Pada 12 Juni 2015, Syfy dan Space Channel menayangkan serial fiksi ilmiah berjudul Dark Matter. Pilot episode serial ini langsung menyuguhkan twist besar yang membuat penonton penasaran.
Dark Matter mengikuti enam penumpang yang terbangun dari kriostasis di atas kapal luar angkasa bernama Raza. Mereka tidak memiliki ingatan tentang siapa diri mereka sebelumnya.
>>> Kwalee Hadirkan Tiga Game Indie Unik: Retro Shooter, Misteri Blog, dan Narasi Vampir
Para karakter kemudian memberi diri mereka nomor 1 hingga 6 berdasarkan urutan bangun. Mereka berusaha menyelidiki identitas dan keadaan yang membawa mereka ke Raza.
Di akhir episode pertama, kru menemukan bahwa mereka adalah kelompok kriminal bayaran paling kejam di galaksi.
Tanpa ingatan masa lalu, setiap karakter dihadapkan pada pilihan antara menjadi pribadi baru atau kembali ke kegelapan masa lalu.
Setiap episode menghadirkan petunjuk baru atau kilas balik yang mengubah persepsi penonton tentang karakter dan peristiwa. Seiring waktu, masing-masing karakter mendapatkan pengembangan yang mendalam dan kompleks.
>>> Pertumbuhan Pesat Dorong Pokemon NAIC Pindah ke Chicago pada 2027
Mengapa Dark Matter Layak Jadi Pengganti Stargate
Dark Matter tidak hanya mengandalkan atmosfer dan lore seperti Stargate.
Serial ini langsung menyajikan materi tematik yang dalam tentang identitas dan apakah seseorang bisa menjadi versi terbaik dirinya meski terperangkap dalam keadaan hidup yang sulit.
Sayangnya, misteri ensemble di awal hanya bertahan hingga musim kedua. Ekspansi alam semesta Dark Matter mulai mendominasi premis inti serial tersebut.
Meski demikian, dunia Dark Matter menawarkan banyak peluang untuk spin-off atau prekuel. Namun serial ini berakhir dengan cliffhanger besar setelah tiga musim.
>>> Marvel Gandeng USA Today untuk Komik Spider-Man Mingguan Baru
Saat ini, Dark Matter (2015) dapat ditonton di situs web The CW. Bagi penggemar fiksi ilmiah yang merindukan tontonan seperti Stargate, serial ini layak untuk diingat kembali.
