Pencarian "japan earthquakes" melonjak pada Sabtu malam, 7 November 2026, setelah dua gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,5 mengguncang Jepang dalam satu hari. Gempa kedua bahkan mencatat guncangan terkuat di Prefektur Aichi dalam hampir tiga dekade.
Gempa pertama terjadi pukul 11.07 UTC atau 18.07 WIB, dengan pusat 74 kilometer timur laut Hasaki, Prefektur Ibaraki, pada kedalaman 31,7 kilometer. Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mencatat magnitudo 5,5 dan mengeluarkan peringatan hijau, yang menandakan kecilnya kemungkinan korban maupun kerusakan.
Gempa kedua menyusul pukul 16.04 UTC atau 23.04 WIB, dengan pusat 10 kilometer barat laut Hamakita, Prefektur Shizuoka, pada kedalaman 38,1 kilometer. Badan Meteorologi Jepang (JMA) mencatat magnitudo 5,7 untuk gempa ini, sedikit berbeda dari catatan USGS sebesar 5,5.
Kenapa Gempa Kedua Jadi Sorotan
Gempa kedua jauh lebih terasa di daratan. JMA mencatat intensitas 5 atas pada skala Jepang di Kota Chita, Prefektur Aichi. JMA menyebut ini pertama kalinya sejak Maret 1997 guncangan sebesar itu teramati di Aichi.
Intensitas 5 bawah juga tercatat di Prefektur Aichi, Shizuoka, Gifu, dan Nagano. USGS menerima 20 laporan dari warga yang merasakan guncangan, dan juga mengeluarkan peringatan hijau untuk gempa kedua ini.
Tidak Ada Ancaman Tsunami
Kedua gempa tidak menimbulkan ancaman tsunami, berdasarkan lokasi dan data yang tersedia. JMA menggelar konferensi pers setelah gempa kedua untuk menjelaskan situasi kepada publik.
Perbedaan angka magnitudo antara USGS dan JMA adalah hal yang biasa terjadi, karena kedua lembaga menggunakan metode dan jaringan pengukuran yang berbeda. Yang disepakati keduanya adalah kekuatan gempa berada pada kisaran 5,5, tergolong sedang.
Jepang dan Gempa yang Rutin Terjadi
Jepang berada di pertemuan beberapa lempeng tektonik, sehingga menjadi salah satu negara dengan aktivitas seismik tertinggi di dunia. Gempa berkekuatan sedang seperti ini tercatat beberapa kali dalam sebulan di wilayah tersebut.
Otoritas setempat terus memantau kemungkinan gempa susulan setelah dua guncangan pada Sabtu malam itu. Hingga berita ini ditulis, belum ada laporan kerusakan besar maupun korban akibat kedua gempa tersebut.
