Thomas Tuchel sudah meminta maaf — tetapi permintaan maaf itu justru menyorot kembali masalah Kobbie Mainoo, dan membuat suasana di Old Trafford makin panas.
Pelatih Inggris itu mengakui kesalahannya tidak memainkan Mainoo di Piala Dunia 2026. Gelandang 21 tahun itu menjadi satu-satunya pemain outfield dalam skuad Inggris yang tidak bermain semenit pun di turnamen tersebut.
Tuchel menyampaikan permintaan maaf di depan tim dan staf, menyebutnya kesalahan taktik. "Saya menyesal karena saya tidak memainkan Kobbie di pertandingan itu. Dia seharusnya mendapat kesempatan untuk tampil lebih lama," katanya.
"Jika saya bisa kembali, saya akan melakukannya. Dan yang perlu saya katakan, saya telah melakukannya untuk pertama kalinya. Namun, Kobbie tidak perlu khawatir, karena saya akan memastikan dia mendapatkan kesempatan bermain untuk tim nasional Inggris lagi."
Mainoo dan Masalah yang Berlapis
Mainoo tidak masuk skuad 25 pemain Inggris untuk November 2026 (laga melawan Kroasia dan Spanyol); Cole Palmer menjadi nama paling menonjol yang juga dicoret.
Di Manchester United, Mainoo baru bermain 14 menit musim ini sebelum cedera membuatnya absen dua bulan. Kembalinya diperkirakan setelah jeda internasional, akhir November. Tuchel menilai situasi klub Mainoo dan kemunduran United sejak terobosannya telah menghambat perkembangan sang pemain.
Mantan pemain United Lee Sharpe menilai permintaan maaf publik itu akan memberi dorongan bagi Mainoo. Namun tekanan di klub tetap besar: pelatih Michael Carrick disebut — menurut laporan internal klub yang dikutip artikel — berisiko dipecat bila United kalah telak dari Aston Villa pada Minggu 8 November 2026.