Sejarah sudah dibuat Como di Liga Champions — sembilan gol di kandang lawan. Tetapi Cesc Fabregas tahu, sejarah tidak memberi poin di San Siro.
Como menang 9-1 atas Lens dan menjadi klub pertama yang mencetak sembilan gol dalam laga tandang Liga Champions. Tiga laga Liga Champions musim ini menghasilkan 17 gol untuk Como: 4 ke gawang RB Leipzig, 4 ke gawang Manchester United, dan 9 ke gawang Lens.
Peringatan Fabregas
Fabregas meminta timnya segera melupakan kemenangan itu. "Memang pantas untuk menikmati momen ini karena tim pantas mendapatkannya, tetapi sepak bola bergerak dengan kecepatan luar biasa. Saya sudah memberi tahu para pemain bahwa kita perlu melupakan Lens dan fokus sepenuhnya pada Inter," kata pelatih Como itu.
"Tujuannya adalah pergi ke Milan untuk menunjukkan identitas sejati kita," tegasnya.
Ujian di San Siro
Lawan berikutnya adalah Inter Milan pada pekan ke-11 Serie A, di San Siro. Inter di peringkat kedua dengan 25 poin dari 10 laga — turun dari puncak setelah kalah derby dari AC Milan. Lazio memimpin (28 poin), Roma ketiga (24 poin), Como keempat (23 poin).
Di bawah Fabregas, Como belum pernah mengalahkan Inter di Serie A. Namun Como punya modal mental: menang 3-1 atas Fiorentina pada pekan ke-7 setelah tertinggal di babak pertama.
Satu catatan dari Fabregas: ia masih tidak puas dengan lima menit pertama babak kedua melawan Lens, ketika Como kehilangan konsentrasi. Detail kecil seperti itu, menurutnya, bisa menentukan hasil di San Siro.