Semakin sering Declan Rice bermain, semakin keras pula pertanyaan yang muncul: apakah Arsenal terlalu bergantung — dan terlalu membebani — gelandang andalannya?
Musim lalu, Rice tampil dalam 69 pertandingan di semua kompetisi untuk klub dan tim nasional. Musim ini, ia menjadi starter di sembilan laga Premier League Arsenal, bermain penuh 90 menit dalam empat dari lima laga terakhir.
Di Liga Champions pun demikian: Rice hampir selalu bermain penuh. Saat Martin Odegaard dan Riccardo Calafiori diistirahatkan kontra Slavia Praha, Rice tetap dimainkan.
Apa Kata Arteta
Mikel Arteta membantah keras anggapan bahwa Arsenal membiarkan Rice kelelahan. "Itu tidak benar. Kami benar-benar lebih memperhatikan dia daripada musim-musim lainnya," ujarnya, dikutip dari Standard.
Arteta merinci perlindungan yang diberikan: Rice tidak dipanggil untuk dua laga Carabao Cup — satu-satunya pemain skuad yang mendapat perlakuan itu — dan diberi waktu libur dua hari di rumah.
Konteks: Arsenal Memimpin, Jadwal Padat
Arsenal kini berada di puncak klasemen Premier League dengan 24 poin dari sembilan pertandingan, unggul tiga poin atas Manchester City (21 poin). Laga berikutnya adalah menjamu Hull City, Sabtu 7 November 2026 pukul 22:00 WIB.
Padatnya jadwal menjadi latar persoalan ini: hanya lima laga kandang dari 15 laga pertama, plus perjalanan ke Fleetwood, Liverpool, dan Praha dalam sepekan terakhir. Arteta menanggapinya santai: "Tidak ada tantangan. Semuanya menyenangkan."