Indikator Kosong Juga Berisiko
Persoalan lain dicatat dalam laporan Pemerintah Kalurahan Grogol, Gunungkidul, pada 2025. Indikator layanan tambahan yang belum diisi disebut dapat hilang dari daftar pertanyaan ketika tenggat validasi tiba. Hilangnya indikator itu berpotensi memengaruhi persentase skor desa, sehingga pemeriksaan kelengkapan sama pentingnya dengan menekan tombol validasi itu sendiri.
Meski akibatnya serius bagi pelaporan, batasnya perlu disampaikan secara akurat. Tidak ditemukan ketentuan resmi yang menyebutkan keterlambatan validasi otomatis menghapus seluruh data desa. Tidak ditemukan pula ketentuan resmi yang mengaitkannya secara otomatis dengan penghentian Dana Desa atau sanksi administratif langsung. Dampak yang terverifikasi berhenti pada laporan yang belum final, kartu skor yang tidak disetujui, dan evaluasi yang tertunda.
Pencegahannya dimulai dari pemeriksaan rutin. Kelengkapan data KPM perlu dicek, isinya dicocokkan dengan dokumen Posyandu dan Puskesmas, dan validasi dilakukan sebelum tenggat berakhir. Laporan yang sudah tervalidasi sebaiknya segera diunduh sebagai arsip. Adapun desa yang tenggatnya sudah lewat dianjurkan menghubungi pendamping desa atau pengelola terkait, bukan membiarkan laporan menggantung tanpa kejelasan tindak lanjut.